Kebakaran Hutan dan Lahan, 17 Perusahaan Disegel dan Jokowi Diagendakan ke Kalbar

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID,PONTIANAK--Kementerian Lingkungkan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan tiga perusahaan di Kalimantan Barat sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya saat berkunjung ke Kota Pontianak, Minggu (1/9). “Di Kalbar, tahap ada tiga perusahaan yang disidik KLHK, tapi kami tidak tahu yang polisi. Karena ada banyak. Penyidikannya jalan terus, pokoknya semua (proses) dijalankan terus dari yang disegel,” tegasnya seperti diberitakan Pontianakpost.co.id. Siti menambahkan, total ada 19 perusahaan di Indonesia yang telah disegel KLHK karena terindikasi melakukan pembakaran hutan dan lahan. Dari 19 perusahaan itu, tiga di antaranya berada di Kalbar. “Yang pasti, sampai 15 Agustus 2019 ada 19 konsesi yang disegel. Rinciannya, 18 di konsesi perusahaan dan satu milik perorangan. Total luas lahan yang terbakar sekitar 2.209 hektare berada di Jambi, Riau, Kalbar dan Kalteng,” ujarnya. Ia memastikan pemerintah tetap akan bertindak tegas terhadap korporasi yang terbukti melakukan pembakaran lahan. “Saya (sudah) minta kepada Pak Dirjen untuk diintensifkan saja, tidak boleh ada toleransi apa-apa,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum LHK Rasio Ridho Sani mengatakan, ada 27 lokasi perusahaan yang telah disegel KLHK. Lokasi penyegelan itu tersebar di lima provinsi. Adapun rinciannya, 17 di Kalimantan Barat, empat di Riau, satu di Jambi, satu di Sumatera Selatan, , dan empat di Kalimantan Tengah. “Total areal yang disegel seluas 4.490 hektare,” ujar Rasio, Jumat (30/8).
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan