Kebakaran Hutan dan Lahan, 17 Perusahaan Disegel dan Jokowi Diagendakan ke Kalbar

  • Bagikan
Kunjungan Jokowi Sementara itu, kedatangan Siti Nurbaya ke Kalbar kemarin juga dalam rangka meninjau program Tanah Obyek Reforma Agraria (Tora). Yang merupakan salah satu agenda pembangunan nasional alam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Rencananya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diagendakan datang ke Kota Pontianak pada 5 September nanti dalam rangka menyerahkan sertifikat untuk program tersebut. “Ini untuk pertama kali, Tora di kehutanan akan diberikan kepada masyarakat,” ujarnya. Mengenai luasan hutan yang akan disertifikatkan, untuk tahap pertama ini se-pulau Kalimantan mencapai sekitar 80 ribu hektare. “Tetapi nanti kami lihat berapa luas hektare untuk SK-SK yang diberikan ke masyarakat itu seluruh Kalbar,” ucapnya. Siti menjelaskan dalam program Tora ini, kawasan hutan bakal dilepaskan statusnya untuk menjadi sertifikat. Artinya rakyat mendapatkan kepastian dari tanah yang didapat dari hutan. Program ini dilatarbelakangi karena selama ini masih ada ketimpangan penguasaan tanah untuk kehidupan masyarakat. “Di waktu yang lalu, kebanyakan alokasi untuk swasta perbandingannya 96 banding empat persen perizinan itu ke swasta. Baru di zaman Pak Jokowi akses diberikan kepada masyarakat,” terangnya. Hak masyarakat dalam pengelolaan hutan lewat program Tora ini akan dibagi dalam beberapa pola. Mulai dari perhutanan sosial, redistribusi lahan dan hutan adat. Kesemuanya dilakukan perbaikan agar ada keberpihakan kepada masyarakat. “Lumayan banyak luas (di Kalbar), saya tidak ingat angkanya, tapi contohnya kalau Kalteng saja sampai jutaan hektare juga. Jadi relatif luaslah, Kalimantan kan luas-luas wilayahnya,” pungkasnya.(prokal)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan