Pencari Suaka Masih Huni Bekas Kantor Kodim Kalideres


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Terhitung sejak 1 September 2019 kemarin, para pencari suaka sudah diharuskan meninggalkan gedung bekas Kodim Kalideres, Jakarta Barat.Namun, sampai saat ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta mendata masih ada sekitar 300 orang yang belum dipindahkan oleh United Nations High Commisioner for Refugees (UNHCR).“Data terakhir, kurang lebih 500-an (pencari suaka) yang dipindahkan, yang belum sekitar 300-an. Kemarin siang saya ke Kalideres, ada yang baru datang dari Cisarua,” ujar Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri saat dihubungi, Senin (2/9).Taufan menuturkan, meski telah melewati batas akhir, pemprov DKI masih berusaha memaklumi. Karena pemberian fasilitas kamar kos kepada para pencari suaka belum semuanya terselesaikan. Selain itu, pemprov dengan pemerintah pusat juga masih melakukan negosiasi.“Negosiasi ini kita anggap sebagai rasa kemanusiaan saja. Batas waktu ini mau enggak mau akhirnya menjadi fleksibel,” imbuhnya.Bantuan logistik sendiri belum distop untuk pencari suaka yang masih tertahan di Kalideres. Listrik dan air bersih masih dialirkan ke lokasi penampungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.“Untuk listrik juga mendapat bantuan dari Sekolah Dian Harapan, mereka swadaya, sama sebagian listrik dari Pemda,” ucap Taufan.Sementara itu, untuk bantuan makanan pemprov DKI sudah tidak mengeluarkannya. Semuanya menjadi tanggungjawab UNHCR. Dari laporan yang Kesbangpol sendiri, bantuan makanan sampai hari kemarin masih berjalan lancar.

Presenter Raffi Diam-diam Idolakan Pedangdut Wika Salim

Komentar

Loading...