Ayatollah Khamenei Pecat Komandan Angkatan Udara Iran

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Komandan Angkatan Udara Republik Islam Iran, Brigadir Jenderal Farzad Ismaili dipecat pada Mei oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei.

Pemecatan itu setelah ia menyembunyikan pelanggaran wilayah udara Iran oleh jet tempur siluman Angkatan Udara F-35 milik Israel. Ismaili memimpin Angkatan Udara Iran 2010.

Insiden itu terungkap pada Sabtu ketika dilaporkan oleh Al Jarida Kuwait, yang mengutip pejabat senior militer Iran. Badan intelijen dan Korps Pengawal Revolusi Iran tampaknya baru mulai menyelidiki kasus tersebut di bawah perintah langsung Ayatollah Khamenei setelah sebuah laporan pada bulan Maret.

Salah satu sumber yang dikutip mengatakan, sistem pertahanan udara Iran, serta sistem anti-rudal S-300 Rusia, gagal mendeteksi jet tempur Israel yang memasuki dan meninggalkan wilayah udara Iran. Dan Ismaili menyimpan informasi rahasia untuk menyembunyikan kegagalan operasional sendiri.

Namun, intelijen Iran menemukan bahwa Israel telah melakukan manuver untuk menguji kemungkinan serangan yang tidak terdeteksi terhadap pangkalan militer Iran dan situs lainnya. Selama serangan, pesawat Israel memotret pangkalan dan mengumpulkan informasi sensitif.

Komisioner Ombudsman RI Laode Ida Tuding Pemerintah Lalai

Jepang Antisipasi Manuver Tiongkok di Kepulauan Senkaku

Menambah Berat Badan, Berikut 4 Tips yang Aman

WNI di Lebanon Diminta Waspadai Ulah Israel

Nikita: Biar Elo Ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi

Ayatollah Khamenei menggantikan Ismailiyah dengan wakilnya, Jenderal Alireza Sabahi-Fard. Menyusul laporan tentang F-35 dan kemudahan mereka menembus wilayah udara Iran, Ayatollah Khamenei juga sekarang mencurigai kemungkinan kerja sama antara Rusia dan Israel, khususnya sebuah skenario di mana Rusia memberi Israel kode rahasia untuk mengakses radar S-300 di Iran. .

Publisitas tentang insiden itu dan kecurigaan yang mengelilinginya datang di tengah meningkatnya pelanggaran wilayah udara Iran dalam beberapa bulan terakhir oleh AS, khususnya, yang mengakibatkan Iran menembak jatuh pesawat tak berawak Amerika pada bulan Juni.

Selain itu, Israel juga telah menyerang instalasi militer Iran di seluruh Irak dan Suriah untuk melawan pengaruh Republik Islam di wilayah itu dan mencegah hubungan antara Hizbullah Libanon dan pasukan Iran, serta penciptaan koridor tanah di mana senjata dapat diangkut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...