Bupati Muara Enim Ahmad Yani Ditangkap Soal Proyek Dinas PU

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Senin (2/9) malam.

Kabar tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi, Selasa (3/9). Selain Bupati Muara Enim, operasi senyap itu juga mengamankan tiga orang lainnya.

“Benar. KPK telah membawa empat orang ke Jakarta dari kegiatan tangkap tangan yang dilakukan kemarin di Palembang dan Muara Enim, Sumatera Selatan,” kata Basaria.

Selain menangkap empat orang, lembaga antirasuah itu juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai. Uang itu dalam bentuk mata uang asing sekitar 35 ribu dolar AS.

Amien Rais Pesan Agar Pemindahan Ibu Kota Dibatalkan

Aulia Kesuma Mengaku Ini: Dia Sial Nikah Sama Saya

Nirina: Ayo Kita Damai, Ayo Kita Bersatu. Itu Indah Banget

Indonesia Police Watch: Provokasi Papua Dikendalikan dari Gorontalo

Presiden AS Donald Trump Kalah Telak dari Kandidat Demokrat

Diduga penangkapan Bupati Muara Enim Ahmad Yani terkait proyek pembangunan di Dinas Pekerjaaan Umum (PU) Pemkab Muara Enim. “KPK mengamankan uang sekitar USD 35 ribu. Kami duga uang ini terkait proyek di Dinas PU setempat,” kata Basaria.

Pihak yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan kali ini masih dalam proses pemeriksaan intensif di kantor KPK. Sesuai hukum acara, diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum.

“Rencana hari ini akan disampaikan informasi lebih rinci melalui konferensi pers di KPK,” tutup Basaria. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...