Fadli Zon Kritik Lagi Presiden Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota

Selasa, 3 September 2019 - 13:37 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon kembali melontarkan kritiknya atas keputusan Presiden Joko Widodo memindahkan ibu kota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim). Politikus Gerindra itu mengatakan, pemindahan ibu kota masih sebatas wacana ketimbang rencana matang.

“Saya menganggap ini masih wacana ketimbang rencana,” kata Fadli ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).

Fadli Zon menilai pemerintah tidak memiliki hitung-hitungan yang jelas soal pemindahaan ibu kota. Sebab, katanya, pemerintahan era Presiden Jokowi tidak pernah membeber kajian tentang pemindahan ibu kota dari sisi ekonomi, politik, hingga sosial.

Honorer asal Papua Bergerak ke Jakarta, Seperti Ini Misinya

Janda YT Ngaku Ini Soal Pembunuhan Ustadz Hasanudin

Nikita Mirzani: Maafkan Ibu Elsa, Niki Janda Kaya Raya Ini

Sawah Mengalami Puso, Petani Banyumas Mulai Klaim Asuransi

Asisten Rumah Tangga Yayan Tewas Diterkam Anjing Majikan

“Jadi, kalau rencana pasti ada planning yang jelas. Ada hitung-hitungan terhadap kondisi ekonomi, politik, budaya dan sosial,” ungkap dia.

Selain itu, lanjut Fadli Zon, pemerintah tidak memiliki legalitas untuk memindahkan ibu kota. “Dalam nota keuangan dan RAPBN 2020 tidak ada satu pun item belanja yang mendukung rencana pemindahan ibu kota,” ungkap dia.

Karena itulah Fadli tidak sudi menggunakan diksi ‘rencana’ terkait pemindahan ibu kota. “Sekarang ini adalah wacana oleh presiden untuk memindahkan ibu kota negara,” ungkap dia Fadli Zon. (jpnn)

loading...