I Ketut Sudikerta Segera Diadili dalam Kasus Pencucian Uang

FAJAR.CO.ID, BALI– Tidak lama lagi I Ketut Sudikerta bakal duduk di kursi panas PN Denpasar. Mantan Wagub Bali yang saat ini menghuni Lapas Kelas IIA Kerobokan, itu berkas dakwannya dinyatakan sudah lengkap oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Denpasar.

Berkas sidang I Ketut Sudikerta pun sudah dilimpahkan ke PN Denpasar, kemarin (2/9). “Hari ini (kemarin, Red) sudah kami limpahkan ke pengadilan.

Sekarang tinggal menunggu jadwal persidangan,” tutur Kasipidum Kejari Denpasar, I Wayan Eka Widanta.

Proses pelimpahan berkas I Ketut Sudikerta dari kejaksaan ke pengadilan ini lumayan panjang. Bahkan, jaksa penyidik sampai harus melakukan proses perpanjangan penahanan di Lapas Kelas IIA Kerobokan.

Sementara itu, Humas PN Denpasar Dewa Budiwatsara yang diwawancarai terpisah juga membenarkan berkas I Ketut Sudikerta sudah masuk ke PN Denpasar.

“Sudah kami terima,” ucap Budi Watsara ditemui usai sidang kemarin sore. Namun, Budi masih belum bisa memberikan penjelasan detail siapa majelis hakim yang ditunjuk menyidangkan perkara ini.

Tri Susanti alias Mak Susi Resmi Ditahan Polda Jawa Timur

Presenter Rina Nose: Saya Pastikan Mereka Sangat Depresi

Seyyed Hassan Nasrallah Umumkan Fase Baru Melawan Israel

PDI Perjuangan Jaring Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Ayatollah Khamenei Pecat Komandan Angkatan Udara Iran

“Ini kan baru saja kami terima. Besok (hari ini) ya, berita selengkapnya,” imbuh Budi. Sudikerta diduga tersangkut kasus penipuan, penggelapan dan juga TPPU dengan kerugian mencapai Rp 149 miliar lebih.

I Ketut Sudikerta yang memiliki nama populer Tomi Kecil uty didakwa melanggar Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 ayat 2 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,

dan atau Pasal 3 UU RI No. 8 Tahun 2010, tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Saat ini pihak kejaksaan dalam penerimaan pelimpahan tahap II juga menyita barang bukti uang tunai hingga Rp 1,322 miliar. Uang itu disita dari sejumlah orang. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...