PDI Perjuangan Jaring Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Selasa, 3 September 2019 - 08:17 WIB

FAJAR.CO.ID, MATARAM– PDI Perjuangan Kota Mataram membuka penjaringan bagi putra dan putri terbaik Kota Mataram, untuk menjadi bakal calon wali kota dan wakil wali kota Mataram pada Pilkada 2020.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kota Mataram Made Slamet mengatakan, penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota akan dilakukan mulai 2 hingga 21 September 2019.

“Kepada putra putri terbaik Kota Mataram yang ingin mengabdi, memperbaiki dan memajukan Kota Mataram sebagai calon wali kota atau wakil wali kota melalui PDI Perjuangan,” ujarnya di Mataram.

Dia menjelaskan, penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Mataram dilakukan lebih awal, karena pihaknya memberikan kesempatan yang sama tanpa ada perlakuan khusus.

“Boleh mendaftar sebagai bakal wali kota, boleh sebagai bakal wakil wali kota, boleh dua-duanya dan boleh juga berpasangan. Kami akan proses dan bakal calon yang dari PDI Perjuangan ini seleksinya agak ketat sebab kami ingin memperoleh calon-calon pemimpin yang betul-betul membangun Mataram untuk semua bukan untuk dinasti,” ujar anggota DPRD NTB itu.

Berkaitan dengan itu, maka DPD PDIP Mataram segera melaksanakan penjaringan sesuai instruksi DPP PDI Perjuangan.

Disinggung mengenai mencuatnya nama Selly Putu Andayani sebagai bakal calon wali kota Mataram Made Slamet menegaskan bahwa pihaknya baik secara pribadi maupun organisasi berbicara secara gamblang.

“Jika pun nantinya beliau (Selly, Red) akan maju maka harus mengikuti proses karena kita sama semua. Malahan kalau dianggap kader gitulah walaupun beliau masih ASN tetapi lebih berat lagi syaratnya daripada luar partai,” ujarnya pula.

Ayatollah Khamenei Pecat Komandan Angkatan Udara Iran

Komisioner Ombudsman RI Laode Ida Tuding Pemerintah Lalai

Jepang Antisipasi Manuver Tiongkok di Kepulauan Senkaku

Menambah Berat Badan, Berikut 4 Tips yang Aman

WNI di Lebanon Diminta Waspadai Ulah Israel

Made Slamet mengungkapkan selama tahap penjaringan akan terus berkomunikasi dengan DPP PDIP Perjuangan, terlebih tenggat waktu yang relatif singkat.

Persoalan waktu ini merata secara nasional karena seluruh DPD PDI Perjuangan juga membuka penjaringan bakal calon kepala daerah secara serentak.

“Karena seperti ini keputusannya DPP PDI Perjuangan, maka kami laksanakan dengan tetap lakukan koordinasi,” kata dia.

Menurut Made, komunikasi politik juga intensif dilakukan dalam membangun koalisi, mengingat PDI Perjuangan Mataram tidak bisa mengusung sendiri karena kursi yang dimiliki sebanyak 5 kursi. Sedangkan syarat mengusung calon wali kota dan wakil wali kota mencapai 8 kursi.

“Kami tetap menjalin komunikasi dengan partai politik lain. Tapi sampai sejauh mana kita belum bisa memastikan. Yang jelas untuk bisa mengusung kita akan menggandeng partai lain,” katanya lagi. (jpnn)

Loading...