Seyyed Hassan Nasrallah Umumkan Fase Baru Melawan Israel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BEIRUT– Sekretaris Jenderal Hizbullah Seyyed Hassan Nasrallah bersumpah membalas pelanggaran Israel atas wilayah udara Lebanon jika Israel mengulangi agresi mereka.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin malam, sehari setelah pasukan perlawanan Lebanon melakukan operasi yang sukses melintasi perbatasan Lebanon, Seyyed Hassan Nasrallah mengatakan, “Dari hari pertama, kami mengatakan tunggu kami akan datang,” tegas Seyyed Hassan Nasrallah seperti dilansir Iranpress, Selasa, 2 September.

Menanggapi serangan pesawat tak berawak minggu lalu oleh musuh Israel, Seyyed Hassan Nasrallah menyebut para pejuang Hizbullah melakukan operasi melintasi perbatasan selatan Lebanon dengan tanah Palestina yang diduduki pada Minggu, menghancurkan sebuah kendaraan militer Israel di seberang perbatasan.

Seyyed Hassan Nasrallah mengatakan pasukan Israel telah dievakuasi dari posisi mereka setelah peringatan Hezbollah, menambahkan bahwa rekaman video juga menunjukkan mereka mengungsi bahkan beberapa pemukiman.

Tentara Lebanon dan pasukan perlawanan tidak mengungsi dan berada di pos mereka yang bertentangan dengan tentara Israel, yang mengklaim sebagai yang terkuat di kawasan itu, menurut Pemimpin Gerakan Perlawanan.

Tembakan roket Hizbullah tepat mengenai sasarannya dan menambahkan bahwa operasi melawan Israel adalah pencapaian yang sukses.

Seyyed Hassan Nasrallah memuji para pejabat Lebanon karena tidak takut dengan agresi Israel sebagai pembalasan atas operasi Hizbullah.

Hizbullah melakukan operasi AVIVIM untuk menunjukkan kekuatan pasukan Perlawanan, Nasrallah menambahkan, sambil menekankan bahwa “kita memiliki tingkat daya pencegahan yang lebih tinggi sekarang,” kata Seyyed Hassan Nasrallah.

Pada bagian lain, mantan wakil menteri luar negeri Iran mengatakan, Iran akan sangat mendukung stabilitas dan keamanan Lebanon dan kawasan.

“Memperkuat stabilitas dan keamanan di Lebanon tentu Iran akan berkontribusi pada keamanan dalam perkembangan regional dan global,” kata Hossein Amir-Abdollahian dalam pertemuan dengan sekelompok akademisi Lebanon.

PDI Perjuangan Jaring Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Ayatollah Khamenei Pecat Komandan Angkatan Udara Iran

Komisioner Ombudsman RI Laode Ida Tuding Pemerintah Lalai

Jepang Antisipasi Manuver Tiongkok di Kepulauan Senkaku

Menambah Berat Badan, Berikut 4 Tips yang Aman

Dia menggambarkan respon Perlawanan terhadap agresi Rezim Zionis baru-baru ini sebagai tahap baru gerakan perlawanan, dalam menjaga keamanan di Lebanon dan wilayah tersebut.

“Sumbu Perlawanan telah memainkan peran penting dalam membantu keamanan regional, dan memerangi terorisme dan Zionisme secara efektif dan selalu menjadi pencegah terhadap agresi Zionis,” kata Amir-Abdollahian.

Dia juga menyerukan perubahan kebijakan Arab Saudi terhadap negara-negara Arab. Riyadh harus menjauhkan diri dari rencana Israel untuk menyerang negara-negara Arab. “Sebagai negara penting di kawasan itu, Arab Saudi harus mengambil pendekatan konstruktif terhadap negara-negara Arab dan Islam,” tambahnya.

Selama kunjungan itu, para profesor universitas Lebanon menghargai dukungan pemerintah dan bangsa Iran kepada rakyat Lebanon dalam berbagai kondisi.

Mereka menekankan pentingnya kerja sama dan pengembangan dan perluasan hubungan antara kedua negara, dan menekankan pentingnya dukungan penuh Republik Islam Iran untuk pemerintah dan bangsa Lebanon di arena internasional.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...