Tren Co-Working Space Anak Milenial, Kerja Kasual Tak Perlu di Kantor

Selasa, 3 September 2019 11:10

Mulai berwirausaha tak mesti punya kantor tetap. Bagi anak milenial, asal nyaman, sudah cukup. Meski harus “nomaden”.

Laporan: IMAM RAHMANTO-DEWI SARTIKA M

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mita duduk sendirian. Nyala notebook di depannya sudah menyita separuh waktunya.Segelas minuman dingin juga belum habis. Ia masih harus memelototi detail bisnis yang akan dikembangkannya. Meleset sedikit, pemasukannya bisa mengkerut.Status sebagai karyawan perusahaan swasta tak membuatnya berhenti bekerja. Ia punya garapan lain untuk menambah pundi-pundi rupiah.Tentu saja, pekerjaan sampingan itu menjadi langkah kecil untuk usaha mandiri. Dirinya tak ingin bergantung penuh terhadap gaji bulanan sebagai karyawan kantoran.Sebenarnya, Mita tak benar-benar seorang diri. Beberapa orang terlihat sibuk dengan perangkat notebook di meja yang berbeda. Pun, ada yang sendirian. Sisanya, mereka berbincang satu sama lain. Berdiskusi produk atau bisnis bersama.Pekerjaan sampingan Mita memang tak punya kantor tetap. Pekerjaan berbasis entrepreneur itu justru bisa dikerjakan dimana saja. Hampir saban minggu, ia “bekerja” dengan sistem nomaden atau berpindah-pindah. Hanya berbekal notebook, gawai, atau sejumlah catatan singkat dalam tas yang selalu ditentengnya.Ya, bekerja tanpa kantor seperti itu kini banyak ditekuni kaum milenial. Mereka tak butuh tempat tetap untuk menyelesaikan pekerjaannya.Cukup berbekal notebook atau gawai, mereka bisa memilih “kantor” di berbagai tempat nongkrong berbasis co-working space di Kota Makassar.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI