Uni Emirat Arab Investasi Rp7,1 Triliun di Kalimantan Tengah

Rabu, 4 September 2019 - 15:24 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Uni Emirat Arab (UEA) melirik Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk berinvestasi. Rencananya bakal menanamkan modal di bidang pangan dan hortikultura di daerah tersebut senilai sekitar USD500 juta atau sekitar Rp7,1 triliun.

Potensi itu dikemukakan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta. Rapat itu dipimpin langsung oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan

“Pemerintah UEA ingin masuk di bidang pertanian dan hortikultura di Kalteng. Investasi Uni Emirat Arab itu berapa besar kami belum tahu. Tapi tadi disampaikan Pak Menko ada sekitar USD 500 juta yang disiapkan,” kata Gubernur Sugianto Sabran.

Dia mengatakan, dengan adanya rencama tersebut Pemprov Kalteng menyiapkan lahan seluas 100 ribu hektare. Itu disiapkan untuk dimanfaatkan untuk merealisasikan rencana kerja sama tersebut. “Kerja sama ini, lahannya dari kami Pemprov Kalteng. Dan lahan yang kita siapkan sekitar 100 hektare,” ucapnya.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Diciduk KPK, Ini Hartanya

Rumah Pribadi Bupati Bengkayang, Seperti Ini Penampakannya

Rumah Dongeng Chapter Maros Terbentuk, Ini Kegiatan Perdananya

Capim KPK Sulit Tampil Solid

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Ikut Ditangkap KPK

Adapun jenis komoditas pangan yang ditanam akan disesuaikan dengan kebutuhan Uni Emirat Arab. Mulai dari beras, jagung, kopi, padi hingga buah-buahan seperti durian atau manggis. “Kami minta ini segera. Sebab, lebih cepat lebih bagus,” ujarnya.

UEA telah mengirimkan delegasi ke Kalteng bersama Dirjen Perkebunan dan Kepala Balitbang Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meninjau sejumlah daerah menindaklanjuti rencana investasi mereka. Jika rencana investasi Uni Emirat Arab itu terealisasi, sasaran dari hasil pertanian mereka adalah untuk diekspor ke berbagai negara, khususnya di kawasan timur tengah. (jp)

Loading...