Anggota PJR Tewas Ditabrak saat Tilang Kendaraan di Jalan Tol

Kamis, 5 September 2019 08:02

FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Sebuah kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan sekaligus, di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) West 2 Ciledug arah Meruya, Selasa (3/9) malam. Seorang anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Aiptu Imran Yasin (50) tewas dalam peristiwa tersebut.Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan, antara lain kendaraan mobil boks dengan nomor polisi B-9817-WCB, truk B-9527-QI, serta mobil patroli Polisi Jalan Raya (PJR),“Iya mas, benar kecelakaan itu terjadi di KM 13,200 Tol JORR West 2 Ciledug arah Meruya semalam. Melibatkan kendaraan boks, truk dan mobil patroli milik anggota PJR,” ujar M Nasir kepada Fajar Indonesia Network, Rabu (4/9).M Nasir pun menyebut, dalam peristiwa kecelakaan itu mengakibatkan satu korban meninggal dan tiga korban luka-luka.“Korban meninggal merupakan seorang anggota PJR, atas nama Aiptu Imran Yasin, sedangkan tiga korban luka satu anggota PJR dan supir, serta kernet mobil truk,” jelasnya.Nasir menyampaikan, anggota Imran Yasin PJR saat peristiwa terjadi sedang melakukan penindakan terhadap sebuah mobil boks di lokasi. Namun ada sebuah truk yang dikendarai lelaki berinisial AGS datang dan menabraknya.“Saat kejadian itu, korban (Aiptu Imran Yasin) bersama rekannya, Brigadir Daniel sedang bertugas melaksanakan penindakan terhadap mobil boks, namun tiba-tiba truk mengarah ke TKP bahu jalan, dan menabrak gadril tol, hingga menabrak korban yang ada di tepi jalan,” terangnya.“Pasca kejadian itu, supir dan kernet truk langsung diamankan di lokasi. Keduanya pun dikabarkan ikut terluka dalam kecelakaan tersebut, dan saat ini mereka masih diperiksa intensif di Unit Laka Satlantas Polres Jakarta Selatan,” sambungnya.Sementara itu, diakui Nasir, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara supir berinisial AGS diduga akibat kelalaiannya berkendara.“Ya, dari informasi yang kami terima supir truk itumengantuk saat membawa kendaraan. Dia pun masih shock saat ini, belum banyak ditanyakan,” ungkapnya.Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyampaikan, Polri akan memberikan kenaikanpangkat kepada Aiptu Imran Yasin yang meninggal saat menjalankan tugas sebagai anggota PJR.“TR dari Mabes sudah turun, dan dipastikan korban mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat dari pangkatnya,” kata Argo kepada awak media di Polda Metro jaya.Selain itu, diakui Argo, keluarga Aiptu Imran akan mendapat apresiasi dari Polri. Namun, bentuk apresiasi itu sendiri, masih akan diberikan kepada keluarga korban itu masih dikaji. Intinya, Polri memberikan apresiasi dari tugasnya sebagaipolisi lalu lintas yang memiliki risiko tinggi.“Risiko sebagai petugas polisi lalu lintas itu, bisa saja kecelakaan. Dan tugasnya itu patut kita apresiasi,” tandasnya. (fin)

Bagikan berita ini:
2
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar