Suryadman Gidot, Bupati Bengkayang Dipecat oleh Demokrat

Kamis, 5 September 2019 - 10:10 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Demokrat prihatin atas kejadian yang menimpa Ketua DPD PD Kalimantan Barat (Kalbar), Suryadman Gidot yang tersangkut persoalan hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami mendukung beliau untuk berkonsentrasi penuh menghadapi kasus hukumnya (Suryadman Gidot ),” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD Hinca Pandjaitan, Kamis (5/9).

Menurut Hinca, Partai Demokrat memiliki aturan internal. Dia menyatakan, semua kader di seluruh Indonesia juga sudah menandatangani pakta intergritas, yang menyebutkan antara lain apabila ditetapkan sebagai tersangka maka konsekuensinya adalah diberhentikan.

“Kami mendengar bahwa pihak keluarga sudah menyediakan pengacara untuk membantu Suryadman Gidot dalam rangka pendampingan proses hukum di KPK,” ujar anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di PD itu.

Sering Mewarnai Rambut, Ternyata Bahaya

31 kilogram Sabu-sabu Dimusnahkan, Selamatkan 198.712 Orang

Kumalasari hanya Dibayar Rp750 Ribu saat Tampil di TV?

Diduga Cemburu Buta, Suami Aniaya Istri hingga Tewas

Belasan Paket Proyek ‘OTT KPK’ di Muara Enim Dievalusi

Namun, sebagai kader partai, Hinca menegaskan, pihaknya akan membantu pendampingan apabila yang bersangkutan memerlukannya. “Kami juga sangat terbuka memberikan bantuan apabila keluarga meminta dukungan bantuan hukum tambahan,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPR itu mengimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat di Kalimantan Barat, untuk tetap semangat menjalankan aktivitas dan tugas-tugas partai melayani masyarakat. “Dengan tetap menghormati dan mengindahkan hukum dan etika,” tegasnya. (jpnn)

loading...