Wabup Muara Enim Terpukul, Ahmad Yani Jadi Tersangka KPK

Kamis, 5 September 2019 - 09:27 WIB
Wakil Bupati Muara Enim, Juarsah, menunjukan ekspresi sedih saat berjumpa pewarta, usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Muara Enim, Rabu (4/9).

FAJAR.CO.ID,MUARA ENIM– Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Muara Enim, Juarsah merasa sangat terpukul dengan ditetapkannya Bupati Muara Enim Ahmad Yani sebagai tersangka, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ahmad Yani resmi tersangka usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama pejabat Dinas PUPR, Elfin Muchtar (EM) dan pengusaha kontraktor, Roby Oktra Fahlevi (ROF), Senin (2/9) malam.

Saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Muara Enim, Rabu (4/9), Juarsah menunjukan ekspresi sedih saat berjumpa pewarta. Selain wajahnya terlihat muram saat melayani pertanyaan wartawan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga sempat meneteskan air mata.

Dengan mata memerah, dia pun mengeluarkan suara parau saat diwawancarai awak media menanyakan seputar kasus OTT KPK yang menerpa orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang.

“Kita prihatin dan sedih atas kejadian ini, semuanya kita serahkan pada penegak hukum. Kita percayakan pada mereka. Ini adalah musibah bagi kita Kabupaten Muara Enim, dan kita percayakan pada penegak hukum,” kata Jusrsah.

Dia mengaku belum bisa berbuat apa apa pascaterjadi musibah OTT tersebut. “Saya belum bisa berbuat apa apa. Saya akan menunggu petunjuk dari Bapak Gubernur,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang menjadi kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim tidak akan terhambat dalam memberikan pelayanan pada masyarakat dan akan tetap berjalan tetap seperti biasa.

Dia juga menegaskan, apa yang menjadi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. “Visi dan Misi Bupati tetap berjalan dan program program tetap akan kita jalankan,” jelasnya.

Ketika ditanya awak media terkait 16 paket proyek di PUPR yang menjadi sebab musabab hingga Bupati Muara Enim terjaring OTT KPK, dia tidak bersedia menjawabnya.“Kita tidak tahu menau masalah apa apa yang terjadi. Kita lihat saja proses hukum yang berjalan. Mudah mudahan kita doakan Bapak Bupati bisa melalui proses hukum yang berjalan sehingga bisa terlepas dari tuduhan itu,” jelasnya.  (fin)

loading...