Inggit Aji Pangestu Ngaku Dukun Santet, Pesien Digituin 2 Kali

Jumat, 6 September 2019 - 14:30 WIB

FAJAR.CO.ID, KUDUS– Tersangka dukun cabul Inggit Aji Pangestu, 29, warga Kecamatan Jekulo, Kudus diamankan Satreskrim Polres Grobogan. Hal itu, setelah korban IR, 25, warga Kecamatan Wirosari menjadi korban pencabulan tersangka dengan dalih pengobatan mengaku sebagai dukun. Bahkan, tersangka sudah dua kali menyetubuhi korban.

Kejadian berawal dari tersangka Inggit Aji Pangestu yang berprofesi sebagai tukang sumur di Kecamatan Wirosari pada 10 Agustus 2019 lalu. Saat memperdalam sumur korban, tersangka mengaku bisa menyembuhkan penyakit akibat terkena santet dan guna-guna. Kabar tersebut kemudian didengar korban dan diminta untuk menyembuhnya penyakitnya kepada tersangka.

”Saat pengobatan saya minta waktu tiga hari. Karena butuh waktu tirakat. Saya mengobati dengan memijat dan menggunakan media telur ayam,” kata tersangka Inggit Aji Pangestu.

Dia mengaku, saat pengobatan pertama dilakukan dengan cara memijat korban di tempat tidur. Selanjutnya korban dimandikan di kamar mandi dengan tubuhnya ditutup selendang. Kemudian hari ketiga korban dimandikan dalam kondisi tanpa busana sehingga tersangka bebas meraba dan memegang bagian tubuhnya.

”Saat pengobatan saya sempat lakukan persetubuhan dengan korban dua kali. Saya beralasan agar santenya hilang. Dan saya gunakan telur sebagai perantara untuk membuat santet,” imbuh Inggit Aji Pangestu.

Ruang Kerja Bupati Bengkayang Digeledah KPK, Ini Dicari

Kesal Tersiram Air Minum Bekas Kucing, WNI Tikam Warga Bangladesh hingga Tewas

Pengusaha Muda Asal Sulsel Ini Beri Tips Sukses Jualan Elegan, Marketer Wajib Baca!

Tokoh Cruella de Vil, Emma Stone Tampil dengan Rambut Merah

Warga Koopsau II Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah

Meski demikian, aksi yang dilakukan terendus oleh warga sekitar. Sehingga korban minta tolong kepada warga sekitar. Warga lalu berdatangan untuk memberikan pertolongan. Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Mapolsek Wirosari.

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi mengatakan, laporan dari warga langsung diterima petugas dan mengamankan tersangka. Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan tersangka, sorban, satu telur angsa, tiga butir telur ayam yang diberi tulisan arab, dan gelas berisi telur dan potongan ijuk.

”Tersangka mengelabuhi korban dengan modus jadi dukun bisa mengobati orang. Tersangka kami jerat dengan pasal 286 KUH Pidana Jo Pasal 390 ayat (1e) KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun,” terang dia. (jp)

Loading...