Investasi Bodong Merugikan Masyarakat Rp88,8 Triliun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Investasi bodong yang beredar luas di Indonesia, membuat masyarakat menelan kerugian hingga Rp88,8 triliun dalam sepuluh tahun terakhir.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan, masih banyak masyarakat yang terjerat investasi bodong.

Dengan demikian, perlu ada peningkatan kewaspadaan dari warga dan sosialiasi yang masif.

Dia menjelaskan, kerugian itu bisa lebih besar karena diyakini ada yang tertipu, tetapi tidak mengadu.

Oknum TNI Terjaring Razia di Hotel pada Operasi Narkoba

Edan… Oknum Pejabat Pemkab dan Bawahannya Nikmati Sabu-sabu di Mobil Dinas

Ups Birmingham

Manfaatkan Pagar Balkon untuk Yoga, Mahasiswi Kritis Usai Terjatuh

Ditanya Suami Soal Keperawanan, Istri Malah Kabur dengan Lelaki Lain

Tumpukan Karung Galian Sedimen Persempit Jalan di Daeng Tata

Wacana Revisi Undang-undang KPK, Agus Rahardjo: Itu Ancaman Serius Pemberantasan Korupsi

Ini Empat Besar yang Berpeluang Gantikan Hatta Rahman Versi SSI

“PNS bahkan banyak juga terjerat. Pada umumnya yang terjerat investasi bodong yang mau cepat kaya,” katanya, Kamis (5/9).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5, Yusuf Anshori mengatakan, sosialisasi Waspada Investasi masih terus dilakukan di tengah kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam berinvestasi semakin meningkat.

“Peningkatan tingkat kesadaran dan kemampuan investasi tersebut masih belum diimbangi dengan tingkat literasi di bidang keuangan serta kemampuan teknologi sehingga perlu sosialisasi, ” katanya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...