Membunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya, TKI Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Sabtu, 7 September 2019 - 08:20 WIB

FAJAR.CO.ID, KUALA LUMPUR–Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berstatus sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Malaysia terancam mendapat hukuman mati, atas tuduhan membunuh bayi yang baru dilahirkannya.

Seperti dikutip dari The Star, TKI tersebut adalah seorang wanita bernama Welmince Alunat (38). Ia dibawa ke pengadilan, Jumat (6/9), atas tuduhan membunuh bayinya di rumah majikan di Taman Cempaka, Kuala Lumpur, pada 22 Agustus 2019,

Sumber kepolisian Kuala Lumpur mengatakan, Welmince dijerat Pasal 302 KUHP Malaysia tentang pembunuhan dengan ancaman vonis maksimal hukuman mati.

Peristiwa ini terjadi setelah Welmince melahirkan bayi laki-laki di rumah majikannya. Setelah melahirkan, tersangka menginjak bayi tersebut sebelum menenggelamkan kepalanya ke ember berisi air di ruang binatu.

“Dia diduga membunuh untuk menyembunyikan kelahiran bayi itu dari majikannya,” ujar sumber Kepolisian Kuala Lumpur, Jumat (6/9)

Namun tidak diungkapkan secara jelas, bagaimana selama ini dia menyembunyikan kehamilannya dan status anak tersebut. Kasus ini akan disidangkan kembali pada 22 November.

Peristiwa ini menambah daftar pekerja Indonesia yang harus duduk di kursi pesakitan di Malaysia akibat kasus pembunuhan.

Pada 4 September lalu, seorang pria WNI menusuk warga Bangladesh hingga tewas di Petaling Jaya, dipicu rasa kesal karena tersiram air minum bekas kucing.

Korban diketahui memlihara 12 ekor kucing. Saat memberikan minum untuk hewan peliharaannya, korban tak sengaja menyiramkan air ke tubuh pelaku hingga memicu perkelahian.

Ceceran darah ditemukan di ruang depan rumah kontrakan yang diyakini berasal dari perkelahian keduanya. Usai kejadian, pelaku dan ibunya melarikan diri. (fin)

Loading...