Bupati Bogor Ade Yasin Bilang Ini Soal Kawin Kontrak di Puncak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin merespons maraknya pemberitaan mengenai kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah melaksanakan aksi Nongol Babat (Nobat), yakni dengan melakukan operasi prostitusi di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, termasuk di kawasan Puncak, Cisarua,” kata Ade Yasin, Minggu (8/9).

Menurut Bupati Bogor Ade Yasin, Program Nobat tidak hanya melakukan operasi prostitusi, melainkan juga melaksanakan operasi penertiban bangunan yang disalahgunakan untuk kegiatan prostitusi. Bangunan itu meliputi hotel, villa, penginapan, kontrakan, dan tempat-tempat hiburan.

“Serta penertiban minuman keras (miras) dengan jumlah hampir enam ribu botol miras dimusnahkan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Ketertiban Umum,” ujar wanita yang belum genap setahun menjabat sebagai Bupati Bogor itu.

Di samping itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa Pemkab Bogor juga melakukan pembinaan terhadap pekerja seks komersial (PSK) melalui Dinas Sosial dan panti asuhan. Kemudian, melakukan tindakan preventif berupa operasi yustisi pascalibur hari raya Idulfitri.

“Dilakukan dalam rangka meningkatkan kesalehan sosial dan mengurangi tindakan asusila, yakni perbuatan tidak baik yang melanggar norma dan kaidah kesopanan serta mengganggu ketertiban umum,” tutur Ade Yasin.

Sementara, mengenai permasalahan wisatawan asing yang kerap menjadi aktor dalam perkara kawin kontrak, Ade Yasin menyerahkannya pada Pemerintah Pusat.

“Untuk menyelesaikan masalah ikhwal warga negara asing yang berada di Indonesia menjadi kewenangan Pemerintah Pusat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” uja Bupati Bogor Ade Yasin.

Selain itu, Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan bahwa dirinya sudah menyiapkan Program Pancakarsa untuk mewujudkan visinya pada periode 2018-2023, yakni menjadikan Kabupaten Bogor termaju, nyaman, dan berkeadaban.

“Pancakarsa yakni Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Membangun dan Bogor Berkeadaban,” beber Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Peserta May Bank Bali Marathon 2019 Atsushi Ono Meninggal

Makanan Sehat untuk Kecerdasan Otak Anak, Ini 8 Daftarnya

DPR RI Dinilai Lakukan Penyesatan, Ini Pernyataan Asfinawati

Muhammad Rizieq Shihab: Kelihatan Tidak Cerdas Pengalihannya

Nurdin Halid Umumkan Calon Ketua DPRD Sulsel, Ini Orangnya

Bogor Cerdas fokus pada peningkatan kualitas pendidikan. Bogor Sehat difokuskan pada peningkatan kualitas kesehatan. Bogor Maju difokuskan pada peningkatan perekonomian masyarakat, daya saing dan perkembangan teknologi.

Bogor membangun difokuskan pada pembangunan desa dan penataan kota, sedangkan Bogor Berkeadaban fokus kepada peningkatan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor.

Seperti diketahui, belakangan ini masyarakat dunia maya sempat dihebohkan dengan video pemberitaan mengenai kawin kontrak di Kawasan Puncak, berjudul ‘Wisata Halal’. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...