PERAGI: Mentan Ubah Wajah Pertanian Indonesia Lebih Modern dan Disegani


Syakir mengatakan, pertanian Indonesia juga mampu berbicara banyak di forum internasional, serta mendapat pengakuan dari Badan Dunia dan negera-negara sahabat. Bahkan sebelumnya, Bappenas menilai belanja alsintan Kementan merupakan inovasi pendanaan pemerintah karena mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.”Bappenas mengatakan peningkatan 1 persen belanja Alsintan, maka akan mendorong 0,33 persen peningkatan subsektor pertanian, peternakan, perburuan, dan jasa pertanian di daerah. Ini luar biasa sekali,” ujar Syakir. Selain itu PERAGI menilai pertumbuhan sektor pertanian sebesar 3,7 dan mampu melewati target yang ditetapkan sebesar 3,5 merupakan capaian kinclong Menteri Pertanian saat ini.

Gracia Indri: Saya Masih Punya Cita-cita Bangun Rumah TanggaPDIP Sulsel Dorong Yagkin-Alimuddin di Pilwalkot MakassarTulus Bahagia Tampil di Soundrenaline 2019, Ini AlasannyaSoundrenaline 2019, DeadSquad Tampil Ganas dengan Lagu AndalanTim Prabowo-Sandi Deklarasikan Dukungan ke Adnan di Pilkada Gowa

Sekadar diketahui, PERAGI adalah organisasi profesi para profesional, pemerhati, dan pecinta ilmu terapan di bidang pertanian. Sedangkan agronomi adalah salah satu cabang utama ilmu pertanian yang dirintis para gurur besar Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1977.”Ilmu ini mencakup tentang perbenihan, pertanaman/budidaya hingga masa panen,” ujarnya.Untuk terus membumikan itu, kata Syakir, Perhimpunan Agronomi Indonesia atau PERAGI dalam waktu dekat akan mengadakan Kongres besar. Rencananya, acara akan dihadiri oleh ratusan delagasi dari 34 provinsi seluruh Indonesia pada 24 September 2019.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR