Bupati Mamuju Habsi Wahid Pantau Bayi Kembar Gizi Buruk

Senin, 9 September 2019 - 14:10 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU– Bupati Mamuju Habsi Wahid menjenguk bayi kembar, Fausan dan Fausin yang dirawat di RSUD Mamuju, Jl Kurungan Bassi, Senin, 9 September. Lawatan ini untuk memastikan kedua bayi usia lima bulan itu mendapat penanganan serius.

Bupati Mamuju Habsi meminta agar pihak RSUD Mamuju terus memantau perkembangan kesehatan kedua bayi malang itu. Dia juga sudah memerintahkan Dinas Sosial agar memenuhi kebutuhan kedua orang tua bayi, Ahmad dan Suryani warga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar ini.

“Semua biaya perawatan dapat digratiskan oleh rumah sakit. Sembari dibantu dalam pengurusan jaminan kesehatan BPJS-nya,” kata Bupati Mamuju Habsi Wahid, Senin, 9 September.

Dia mengapresiasi atas kepedulian sejumlah masyarakat yang satu demi satu mulai bersimpati pada si kembar.
Kondisi ini membutuhkan kepekaan semua pihak. Tak hanya pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat.

“Barang kali kasus ini hanya sebagian kecil yang dapat kita deteksi dan mampu kita intervensi. Mungkin masih ada di pelosok yang mengalami hal yang sama tapi belum terpantau,” kata Bupati Mamuju Habsi Wahid.

Penyanyi Syahrini Masih Rahasiakan Kabar Kehamilannya

Ribuan Dosen dari 27 Kampus Tolak Revisi UU KPK

Yasonna Hamonangan Laoly Dipanggil Jokowi, Revisi UU KPK

Dinas Lingkungan Hidup Pinrang Latih Kelola Sampah

BJ Habibie Berangsur Membaik, Ditangani 44 Dokter Ahli

Habsi juga menghimbau jajarannya agar lebih tanggap dan sigap untuk memproteksi keadaan darurat seperti ini.
“Kepada masyarakat tentu kita berharap ada kepekaan terhadap kondisi sosial semacam ini, sehingga rasa kebersamaan akan meringankan beban mereka yang memang masih sangat membutuhkan,” kata Habsi.

Ibu bayi, Suriani mengaku terharu dan bangga anaknya dijenguk langsung Bupati Mamuju Habsi Wahid. Bahkan secara khusus ia tidak pernah menyangka anaknya akan ditimang dan dicium oleh seorang kepala daerah.”Kami ini keluarga tidak mampu,” kata Suryani.

Dokter RSUD Mamuju, Jumakil yang menangani kondisi Fausan dan Fausin mengatakan, kondisi bayi berangsur membaik. Jumakil menerangkan tidak ditemukan tanda-tanda penyakit kronis lain selain gizi buruk pada kedua bayi tersebut.

“Berat badannya juga telah mulai naik. Kami akan terus memantau perkembangan bayi tersebut, dan menjamin pelayanan yang diberikan kepada Fausan dan Fausin bebas dari biaya atau gratis,” jelasnya. (rul)

loading...