Tempo Menggugat, Tempo Terlibat: Soal Investasi dan Swasembada Gula


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menyikapi pemberitaan Majalah Tempo Edisi 4827/9-15 September 2019 berupa liputan “Investasi Swasembada Gula Cara Amran dan Isam: Gula-gula Dua Saudara”, Kementerian Pertanian berkeberatan terhadap pemberitaan tersebut. Secara khusus Kementan mengirimkan somasi sekaligus melayangkan pengaduan pada Dewan Pers. Surat ini ditujukan pada Direktur Utama PT. Tempo Inti Media, Tbk cq. Pemimpin Redaksi Majalah Tempo.MM Eddy Purnomo, Kepala Biro Hukum Kementan mengatakan banyak penggunaan kalimat dan kata pada berita tersebut yang tendensius dan membangun opini negatif kepada publik.”Tempo membangun narasi terdapat keistimewaan bagi perusahaan tertentu melakukan investasi di bidang perkebunan tebu. Padahal Kementan secara profesional mendampingi 10 investor guna mensukseskan swasembada gula dan mengawal 300 investor yang berminat disektor lain,” terang Eddy.Eddy menilai pemberitaan sangat tidak berimbang dan penggunaan kata-kata atau kalimat tersebut tidak patut untuk masuk dalam pemberitaan, karena dugaan ataupun asumsi yang ada dalam pemberitaan telah dijawab dengan jelas dan lugas oleh Menteri Pertanian dalam wawancara yang dilakukan oleh Wartawan Tempo pada tanggal 26 Agustus 2019.Eddy menceritakan bahwa Pemberian bantuan untuk memperlancar pengurusan izin konsesi tebu tidak hanya diberikan kepada PT. Jhonlin Batu Mandiri, melainkan juga kepada 10 (sepuluh) investor lainnya, seperti PT. Pratama Nusantara Sakti (PNS). Dalam hal ini, Menteri Pertanian mendukung penuh pembangunan pabrik gula PNS dengan membantu percepatan penerbitan izin sesuai peraturan perundang-undangan.

Komentar

Loading...