Bupati Adnan Mulai Awasi Restoran yang Gunakan MPOS System

Selasa, 10 September 2019 - 18:08 WIB
FOTO: ISTIMEWA

Fajar.co.id, Gowa — Para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Gowa diharuskan menggunakan alat perekam transaksi Mesin Point of Sales (MPOS) System yang telah diberlakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Guna memastikan hal itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, meninjau langsung beberapa restoran dan rumah makan yang ada di sepanjang Jalan Tumanurung, Kecamatan Somba Opu, Selasa, 10 September 2019.

Dalam peninjauan tersebut juga hadir Koordinator Wilayah VII Koordinator dan Supervisi KPK Adiinsyah Malik Nasution, Kepala Bapeda Gowa Ismail Majid, Kepala Cabang Bank Sulselbar Gowa Andi Rini Takaryani dan pejabat Bank Sulselbar dan KPK Wilayah VII, rombongan meninjau dua rumah makan yakni Ayam Judes dan Sop Ubi Mak Djum.

“Alat perekam ini sudah sangat menunjang untuk digunakan sebagai alat transaksi online. Sudah sangat baguslah,” katanya di saat meninjau Rumah Makan Sop Ubi Mak Djum.

Pihaknya akan komitmen mengawasi penggunaan alat ini di seluruh rumah makan, tempat hiburan, dan penginapan yang telah menggunakan alat tersebut. Pengawasan ini untuk menghindari tindak kecurangan yang dilakukan pemilik usaha. Misalnya, mematikan mesin dengan sengaja sehingga tidak dapat menginput jumlah pemasukan usaha tersebut.

Selain itu, agar pelaku usaha semakin termotivasi untuk mengimplementasikan alat tersebut, pihaknya akan memberikan penghargaan khusus kepada pelaku usaha yang taat aturan dan yang paling banyak menyumbangkan pajak usahanya.

“Saya akan berikan penghargaan kepada mereka yang betul-betul mendukung aturan pemerintah ini. Saya masih akan bahas terlebih dahulu seperti apa penghargaannya. Tetapi rencananya akan diberikan pada puncak peringatan hari jadi Gowa nantinya,” terang Bupati Adnan.

Sementara itu, Nina yang merupakan penjaga Warung Sop Ubi Mak Djum mengaku sangat terbantu dengan adanya alat transaksi online tersebut. Hanya saja, masih ada beberapa pengunjung yang merasa terbebani dengan alat maupun penggunaan pajak PHH 10 persen.

“Sangat terbantu karena pembayarannya langsung di include saja ke alat, tapi biasa masih ada komplain pembeli. Katanya kenapa harga semakin naik, tapi pas dijelaskan adanya aturan baru mereka langsung paham,” ujarnya. (ica)

Loading...