Kasus Mantan Bos Petral, KPK Geledah Lima Lokasi


Penerimaan tersebut dilakukan Bambang dalam rentang waktu 2010 hingga 2013 melalui rekening perusahaan Siam Group Holding yang berkedudukan hukum di British Virgin Island. Total penerimaan disinyalir mencapai USD 2,9 juta.“(Penerimaan) terkait dengan kegiatan perdagangan produk kilang dan minyak mentah kepada PES/PT Pertamina (Persero) di Singapura dan pengiriman kargo,” jelas Laode.Oleh karena itu, untuk lebih mendukung upaya pencegahan korupsi dan menghindari terjadinya praktek kotor dalam pengelolaan BUMN, mak KPK mengimbau pejabat BUMN dan anak usaha yang memiliki kerja sama atau kontrak pengadaaan barang dan jasa dengan perusahaan dari luar negeri agar tidak menerima suap atau gratifikasi.“Demikian juga pada korporasi asing yang memiliki bisnis di Indonesia juga diminta agar tidak memberikan suap atau gratifikasi kepada pejabat BUMN,” tegas Laode.Atas perbuatannya, Bambang disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (JPC)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...