Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana Puji Expo KKN-E Unifa

Selasa, 10 September 2019 - 15:06 WIB
Rektor Unifa Muliyadi Hamid (kiri) memperlihatkan paving blok karya mahasiswa kepada Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana dalam Expo Produk Unggulan Desa KKN-E Unifa di alun-alun Kabupaten Pangkep, Senin 9 September malam.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana memberikan pujian kepada hasil kerja mahasiswa Unifa saat membuka Expo Produk Unggulan Desa tersebut

Menurutnya, kegiatan ini perlu mendapat apresiasi sebab mahasiswa telah memberi banyak pengetahuan kepada masyarakat Pangkep utamanya dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada.

Ya, menutup program Kuliah Kerja Nyata Entrepreneurship (KKN-E) angkatan XII, mahasiswa Universitas Fajar (Unifa) menggelar Expo Produk Unggulan Desa.

Kegiatan yang digelar di alun-alun Kabupaten Pangkep, Senin 9 September malam, menjadi ajang mahasiswa menampilkan produk terbaik dari 29 desa dan kelurahan di Pangkep.

Menurut Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana , kegiatan ini merupakan kolaborasi KKN Tematik dan pemerintah desa setempat untuk memberikan pengetahuan bagaimana mengolah potensi yang ada di daerahnya. Hal tersebut akan membantu warga untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Dosen Unifa sekaligus Pendiri Growing Project Novita Kumalasari memberikan materi terkait pengembangan socialpreneur dalam mengembangkan produk desa di alun-alun Kabupaten Pangkep, Senin 9 September.

“Adanya kegiatan expo ini diharapkan bisa memperkenalkan produk-produk unggulan desa dan potensi yang dimiliki. Apalagi produk yang dihasilkan sangat bagus untuk dikembangkan lebih baik karena banyak dan beragam,” jelas Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana.

Dalam expo yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkup pemerintahan kabupaten Pangkep, Deputi Rektor Bidang Akademik Unifa Nur Khaerat Nur serta Deputi Rektor Bidang Umum dan Keuangan Muh. Ridwan Hasanuddin, mahasiswa menyajikan produk unggulan seperti makanan olahan, furnitur berbahan bambu, paving blok berbahan sekam, serta berbagai jenis produk lainnya.

Rektor Unifa Muliyadi Hamid menyampaikan kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari agenda KKN yang berlangsung pada 29 desa yang ada di Kabupaten Pangkep. Adanya kolaborasi pelaksanaan KKN bersama Universitas Membangun Desa (UMD) sangat efektif dalam mengembangkan potensi unggulan desa.

Bacharuddin Jusuf Habibie Beransu Membaik, Kabar dari RSPAD

Istana Presiden di Papua Dibangun Tahun Depan, Janji Jokowi

Tokoh Papua dan Papua Barat Temui Jokowi, Ini Tuntutannya

Konseptual Bumi Panrita Kitta Berdasarkan Penelitian Tim Ahli

Kemenkumham Sulawesi Barat Sosialisasi Layanan Fidusia

“Kolaborasi ini mengefektifkan program KKN sehingga kita menghadirkan expo produk desa. Tiap desa memiliki potensi yang baik apabila dikelola dengan baik juga. Makanya, kami berharap kedepannya program KKN-E dan potensi unggulan desa bisa dilanjutkan dalam bentuk pengabdian pada masyarakat untuk dosen maupun mahasiswa,” ungkapnya.

Muliyadi menambahkan Unifa tahun ini akan melakukan evaluasi dan peningkatan kurikulum berbasis organik yang diharapkan dapat diimplementasikan pada tahun mendatang. Tujuannya adalah merancang kurikulum yang bisa menjadi solusi bagi masyarakat di Sulsel.

Sebelum pembukaan expo, peserta KKN-E menggelar Seminar Socialpreneur yang dibawakan oleh dosen Unifa sekaligus Pendiri Growing Project, Novita Kumalasari. Dalam seminar ini, Novita memaparkan materi terkait pengembangan socialpreneur dalam mengembangkan produk desa. (rls)

Loading...