Lingkungan Lomba GMM Belum Berubah Signifikan

Rabu, 11 September 2019 - 20:31 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Kebersihan 13 lingkungan dari lima kelurahan yang ikut dalam lomba Gerakan Mamuju Mapaccing (GMM) belum menunjukkan hasil signifikan.

Itu terlihat dari kunjungan dewan juri lomba GMM ke 13 lingkungan tersebut, Rabu, 12 September. Di lingkungan Kalubibing, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju misalnya tumpukan sampah plastik masih berserakan di sungai. Drainase juga terhambat tumpukan sampah.

“Kalau malam baunya sangat terasa. Kita tidak bisa tidur. Sampah ini banyak kiriman dari atas, sebagian juga warga di sini yang buang ke sungai,” kata Harun yang bermukim persis di samping sungai di wilayah Kalubibing, siang kemarin.

Karenanya kalau malam, dia pindah ke rumah lama untuk istirahat. Meski begitu, kondisi Posyandu Elang, pos jaga dan taman baca Teras Genre di tempat ini mendapat pujian dewan juri.

“Sudah ada perubahan di Posyandunya dibanding pertama kali kita meninjau ke lokasi ini. Sisa dilengkapi stiker baliho atau semacamnya,” kata Yohannes, dewan juri dari Dinas Kesehatan Mamuju.

Kondisi yang sama nyaris tampak di Lingkungan Timbu Pembaharuan, Simboro, maupun Lingkungan Karema Utara. Sementara kondisi Posyandu Dahlia di Lingkungan Axuri, Kelurahan Rimuku yang tampak semakin baik dari kunjungan awal beberapa pekan lalu juga mendapat pujian dari dewan juri.

“Beberapa sudah menunjukkan perubahan, terlihat dari kebersihan wilayah dan partisipasi warganya. Tetapi sebagian besar memang belum berubah signifikan,” kata koordinator dewan juri, Mustafa Kufung.

Bersama juri lainnya, Lalo Tandilinting (Dinas PUPR Mamuju) dan Asdiyani (DLHK Mamuju) berharap waktu beberapa pekan ke depan, lurah, kepala lingkungan, ketua RT maupun masyarakat terus membersihkan lingkungan masing-masing.

Mereka akan memberi bobot penilaian dan skor rata-rata kepada lingkungan, sesuai item yang menjadi rujukan penilaian Piala Adipura. Sekretaris Panitia Lomba GMM, Nasrun Nur menyampaikan item-item penilaian telah disosialisasikan kepada lurah ataupun kepala lingkungan dan RT dalam pertemuan sebelumnya.

Beberapa pekan ke depan, dewan juri kembali akan turun melihat progres perbaikan dan kebersihan lingkungan yang ikut dalam lomba ini. (nur)

Loading...