Alumni Farmasi Paling Dibutuhkan di Banyak Dunia Kerja

Kamis, 12 September 2019 - 14:02 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Farmasi menjadi salah satu lulusan yang paling dicari. Memasukinya memang tak mudah, butuh ketekunan. Alumni farmasi dibutuhkan di banyak tempat.

Alumnus Farmasi Universitas Muslim Indonesia, Fahmi Abdullah mengungkapkan kegelisahannya banyaknya mahasiswa Farmasi yang mulai putus asa dan memilih untuk pindah jurusan. Padahal, di berbagai tempat, alumni farmasi sangat dibutuhkan.

Dalam kegiatan Studium Generale dan Martikulasi Maba Farmasi UMI yang digelar di Aula Laboratorium Farmasi UMI, 10-12 September, ia menceritakan bagaimana bersama rekan sejurusannya mengikuti tes jenjang perwira kemiliteran. Ketiganya bahkan lulus masing-masing di Angkatan Laut, Udara dan Darat. Bahkan semuanya menjadi Kepala Bagian Farmasi.

Saat Fahmi mendaftarkan diri di Merauke, ternyata sangat sedikit alumni farmasi yang mendaftar. “Saya orang kelima yang mendaftar untuk menjadi apoteker saat pertama kali ke Merauke. Lalu disarankan untuk ikut tes Perwira,” ungkap Alumnus 2006 Farmasi UMI ini.

Semua yang didapatkannya tak lain karena tekadnya. Meski lahir dari keluarga yang kurang berkecukupan, ia menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk belajar dan akhirnya ia pun menjadi salah satu penerima beasiswa.

Sementara itu, Alumnus Farmasi yang juga Staf BPOM Makassar, Irda Rezkina Azis menuturkan saat ini di Indonesia, farmasi menjadi top ten lahan pekerjaan terbanyak.

Batalyon C Pelopor Doa Bersama untuk BJ Habibie

SMA 15 Makassar Tertarik Gelar Fajar Back to School

Erin Taulany Diam-diam Gugat Suami? Ini Penjelasannya

Hotman Paris: Tidak Ada UU Orang Teriak-teriak Masuk Penjara

Gisel: Kalau Udah Janda, Kena Aja. Gatel Lah

Menurutnya, para mahasiswa Farmasi punya peluang besar berkiprah di mana saja. Alumni farmasi punya peran penting termasuk pengawasan obat dan makanan, termasuk obat tradisional.

Ia menyarankan baiknya usai menyelesaikan studi Farmasi untuk langsung melanjutkan jenjang studi apoteker, karena akan lebih memudahkan dalam pencarian kerja.

Sementara itu, Dekan Farmasi UMI, Rachmat Kosman mengungkapkan studium generale ini menghadirkan para alumni Farmasi UMI untuk memberikan motivasi mahasiswa baru untuk belajar dengan serius. Ada 247 Maba yang hadir.

“Selama ini kan kita kasih materi tentang kefarmasian padahal mereka masih belum memahami. Jadi kami inisiatif kenapa tidak hadirkan para alumni Farmasi yang sukses berkiprah di luar. Dengan begitu mereka akan lebih paham,” tuturnya. (ind)

Loading...