Batalyon C Pelopor Doa Bersama untuk BJ Habibie

Kamis, 12 September 2019 - 13:52 WIB

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Doa dari berbagai penjuru dunia dikirimkan untuk lelaki kelahiran Parepare 25 Juni 1936 itu. Termasuk dari personel Batalyon C Pelopor, Satuan Brimob Polda Sulsel.

Bangsa Indonesia memang berduka. Bapak teknokrat sekaligus bapak demokrasi telah wafat. Prof Dr Bacharuddin Jusuf Habibie. Namun, karya-karyanya tetap abadi untuk generasi penerus bangsa.

Para polisi terutama dari Batalyon C Pelopor Bone turut merasakan kehilangan atas perginya maha karya dunia penerbangan itu. Mereka pun menggelar doa bersama dan salat gaib untuk almarhum di Masjid Al Ikhlas, Kamis, (12/9/19), yang juga dihadiri Kodim 1407 Bone yang diwakili personel Koramil Tanete Riattang.

Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengatakan, doa bersama dan salat gaib itu digelar untuk almarhum BJ Habibie agar mendapatkan tempat terindah disisiNya.

“Kita lakukan doa bersama dan salat gaib. Lalj membacakan Yasin dan di lanjutkan pembacaan Asmaul Husna,” kata Ichsan.

SMA 15 Makassar Tertarik Gelar Fajar Back to School

Erin Taulany Diam-diam Gugat Suami? Ini Penjelasannya

Hotman Paris: Tidak Ada UU Orang Teriak-teriak Masuk Penjara

Gisel: Kalau Udah Janda, Kena Aja. Gatel Lah

Susilo Bambang Yudhoyono Bilang Kehilangan BJ Habibie

Pemerintah Kabupaten Bone juga berduka cita atas meninggalnya presiden RI ke-3 BJ Habibie Kamis (12/9/2019). Doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi berlangsung di Gedung PKK, Kompleks Kantor Bupati Bone, Jl Andi Mappanyukki sesaat sebelum mengambil sumpah dan jabatan pejabat eselon II.

“Kami segenap warga kabupaten Bone Sulawesi Selatan, sangat kehilangan atas meninggalnya putra terbaik bangsa. Bapak demokrasi, bapak presiden ke-3 Republik Indonesia, bapak Profesor Doktor Bacharuddin Jusuf Habibie,” kata Fahsar.

Andi Fahsar M Padjalangi menyebut, dunia kehilangan atas jasa-jasa teknokrat dunia tersebut. “Beliau sangat dikenang oleh rakyat karena banyak jasanya bagi bangsa dan negara, bahkan dunia internasional merasa kehilangan,” tambahnya. (gun)

Loading...