Buka Penjaringan Balon Bupati Maros, 12 Orang Daftar Di PDIP

Kamis, 12 September 2019 - 22:30 WIB
Penjaringan Balon Bupati Maros

FAJAR.CO.ID,MAROS– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Maros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pertama yang membuka penjaringan bakal calon (balon) Bupati Maros.

Hasilnya sebanyak 12 figur yang telah mendaftarkan diri dalam penjaringan balon Bupati Maros yang telah dibuka sejak Senin, 2 September lalu dan akan berlangsung hingga Sabtu, 14 September mendatang.

Itu artinya PDIP cukup diminati meski tak memiliki kursi di DPRD Maros, oleh para balon Bupati yang akan bertarung dalam Pilkada 2020 mendatang.

Menurut Wakil Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilukada DPC PDIP Maros Marsuki Baso sejak penjaringan Balon Bupati dibuka 2 September lalu, sudah ada 12 orang yang memgambil formulir pendaftaran.

“Jadi sejak kita buka penjaringan Balon Bupati Maros, 2 September lalu sudah ada 12 orang yang mengambil formulir,” katanya.

Namun dari 12 orang itu, lanjutnya sudah ada tiga diantaranya telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran.

“Hingga hari ini Kamis, 12 September sudah tiga orang yang mengembalikan formulir. Mereka yakni AS Chaidir Syam, Prof Yusran Yusuf dan Muhammad Ramli Rahim,” sebutnya.

Dia mengatakan panitia pendaftaran akan menunggu sampai tanggal 14 September mendatang untuk pengambilan dan pengembalian berkas formulir pendaftaran.

Lebih lanjut kata dia, penjaringan balon Bupati merupakan aturan dan instruksi langsung dari DPP PDIP agar semua DPC yang daerahnya menyelenggarakan Pemilukada untuk membuka penjaringan balon Bupati.

“Penjaringan balon Bupati merupakan aturan dan instruksi langsung dari DPP PDIP agar semua DPC yang daerahnya menyelenggarakan Pemilukada untuk membuka penjaringan balon Bupati. Jadi baik itu DPC yang memiliki kursi di DPRD maupun tidak,” jelasnya

Sementara untuk persyaratan balon Bupati maupun fit and proper test, kata dia, ditentukan oleh DPD 1 atau Provinsi.”Kami dari DPC hanya menerima berkas dan untuk tes kelayakan dilakukan di DPD 1 dan kami hanya mendampingi prosesnya,”katanya. (rin)

Loading...