Elektabilitasnya Turun Drastis dan Tidak Aman, Danny Pomanto Bilang Begini

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah lembaga survei menempatkan Moh Ramdhan Pomanto kandidat teratas. Meski begitu, elektabilitas Danny juga terus menurun dan jauh dari posisi aman. Sebab, jaraknya dengan kandidat penantang tak begitu jauh.

Hasil survei Parameter misalnya, yang mengukur kekuatan delapan bakal calon yakni Moh Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Aliyah Mustika Ilham, Irman Yasin Limpo, Munafri Arifuddin, Rusdin Abdullah, Sukriansyah S Latief, dan Fadli Ananda. Survei yang dilakukan pada bulan Agustus 2019 kemarin menunjukkan bahwa elektabilitas Moh Ramdhan Pomanto alias Danny berada di posisi teratas dengan 33.0 persen.

Di posisi kedua ada Syamsu Rizal 20 persen, lalu ada Aliyah 8.3 persen, Irman Yasin Limpo 7,6 persen, Munafri Arifuddin 6,0 persen. Sementara Sukriansyah dan Fadli Ananda belum mencapai satu persen.

“Nah, kalau kita lihat selisih Danny dengan Ical hanya 10 persen lebih saja, tentu masih jauh dari kata aman. Ketika petahana berjarak hanya kisaran 15 sampai 20 persen kondisi itu membuka peluang bagi para penantang,” kata Direktur Eksekutif Parameter, Ras MD, Kamis, 12 September 2019.

Sehingga, lanjut Ras, jika merujuk pada hasil survei tersebut, penantang Danny yang paling berpeluang adalah Syamsu Rizal dan Aliyah Mustika Ilham. Dia juga mengungkapkan bahwa elektabilitas Danny juga terus menurun pada Januari 2018 yang lalu.

Popularitas mantan wali kota itu mencapai 37,5 persen dan Agustus 2019 hanya 33 persen, atau selisih 24,5 persen. “Tentu ini warning bagi Pak Danny Pomanto. Karena grafik elektabilitasnya terus turun,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan, dirinya hanya percaya pada hasil lembaga survei yang sudah punya nama besar, dan integritas lembaga survei yang sudah teruji.

“Meskipun hasil survei saya teratas atau bahkan terendah, bagi saya itu biasa saja karena saya hanya percaya lembaga survei yang kredibel yang sudah punya nama dan teruji, LSI, CRC SMRC, Ful Tracking dan beberapa lembaga survei besar lainnya,” kata Danny. (bay)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...