Kedutaan Besar Inggris Sampaikan Duka untuk BJ Habibie

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kedutaan Besar Inggris di Jakarta melalui akun Twitter terverifikasinya menyampaikan, belasungkawa atas meninggalnya presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie.

“Turut berduka cita atas meninggalnya presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie. Doa kami menyertai keluarga dan seluruh bangsa Indonedia,” tulis Kedutaan Besar Inggris melalui Twitter @UKinIndonesia, Rabu (11/9).

Pernyataan itu kemudian ditimpali Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins.

“Duka terdalam saya untuk keluarga dan bangsa Indonesia terkait wafatnya presiden ketiga Indonesia. Seorang negarawan dan teman bagi Inggris. Dia akan sangat dirindukan,” kata Kedutaan Besar Inggris Jenkins.

Presiden Joko Widodo bersama keluarga pun telah tiba di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, sekitar lima menit setelah wafatnya Presiden ketiga BJ Habibie, Rabu (11/9) sore.

Presiden tiba di RSPAD pukul 18.10 WIB menggunakan mobil sedan hitam berpelat nomor RI 1 dengan didampingi putranya, Gibran Rangkabuming Raka.

BJ Habibie saat wafat di RSPAD ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya. Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, yang juga merupakan keponakan Habibie, mengatakan keluarga dekat sudah berkumpul sejak sore.

BJ Habibie menghembuskan napas terakhir, Rabu (11/9) pukul 18.03 di RSPAD Gatot Subroto. Wafatnya beliau diumumkan oleh anak keduanya, Thareq Habibie.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menceritakan pengalaman pertamanya saat bertemu BJ Habibie. Kejadiannya pada 1983, ketika itu saat dirinya masih kuliah di Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Saat itu, Habibie masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).

“Saya ketemu pertama kali dengan Pak Habibie tahun 1983 saat saya jadi mahasiswa teladan UNPAD. Pertemuannya di kantor Menristek,” ujar Saut di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/9).

Mantan Staf Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menyebut, Habibie telah menginspirasi dirinya untuk mempelajari tentang analisa numerik dari desain pesawat. Ia mengaku sangat beruntung dan mengenang perjumpaan itu hingga saat ini.

“Beliau menginspirasi saya, karena saya belajar Fisika yang waktu itu tertarik mau buat analisa numerik dari mendesain pesawat, waktu itu namanya Nurtanio,” ujar Saut menjelaskan.

Bahkan, Saut menyebut saat Habibie menjabat sebagai presiden menggantikan Presiden kedua RI Soeharto, Habibie telah berjasa membuat hubungan Indonesia dengan Singapura kembali membaik. Karena saat itu, lanjut Saut, dirinya tengah bertugas di Singapura.

“Waktu beliau jadi presiden, saya sedang bertugas di KBRI Singapura. Pak Habibie berhasil membuat hubungan Indonesia dengan Singapura kembali harmonis, karena saat itu relasinya sedang ngeri-ngeri sedap,” papar Saut.

Bendera Setengah Tiang Berkibar di Rumah Warga Parepare

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Diminta Awasi Benny Wenda

Jimly Asshiddiqie: BJ Habibie Menjelma Jadi Tokoh Muslim Dunia

Setelah Istri

Pupuk Subsidi, Ini Langkah Kementan Tanggapi Rekomendasi KPK dan BPK

Saut pun mendoakan agar almarhum Habibie dapat diterima amal ibadahnya dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Kuasa. “Selamat jalan Profesor, Selamat jalan presiden,” tukas Saut.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo juga ikut mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie.

Bapak demokrasi Indonesia itu wafat pada usia 83 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (11/9).

“Innalillahi wa innaillaihi rojioun. Atas nama pribadi dan atas nama seluruh insan KPK, kami menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik Indonesia Prof DR BJ Habibie. Presiden ke III Republik Indonesia,” ucap Agus.

Agus juga mendoakan agar wafatnya BJ Habibie khusnul khotimah. Ketua KPK yang akan purna tugas pada Desember 2019 ini juga mendoakan agar Habibie mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Insya Allah beliau mendapat anugerah husnul khatimah, diampuni segala salah dan khilaf-nya, dilipat gandakan pahala amal dan ibadahnya, serta mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT,” pungkas Agus. (fin-jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...