Petani di Lamongan Semakin Familiar dengan Asuransi Pertanian

Kamis, 12 September 2019 20:40

FAJAR.CO.ID, LAMONGAN – Bupati Lamongan Fadeli hari ini secara simbolis menyerahkan Klaim gagal panen program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk para petani di Desa Truni, Kecamatan Babat, Lamongan. Untuk musim tanam April September 2019 ini luas lahan pertanian yang diasuransikan melalui program AUTP mencapai 34 ribu hektare.Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Lamongan, Aris Setiadi mengungkapkan, bukti klaim yang dibayarkan di musim tanam itu mencapai Rp 95.000.000.Klaim tersebut dibayarkan setelah melalui survei kerusakan yang dilakukan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) selaku pelaksana program. Sementara di musim tanam pertama dan kedua tahun 2018 kemarin, lahan pertanian yang diasuransikan seluas 136.103 hektare.“Biasanya petani hanya pada musim tertentu mengasuransikan lahan pertaniannya. Seperti jika dirasa akan terjadi banjir atau serangan hama,” ujar Bupati Lamongan Fadeli, Kamis (13/9).Fadeli mengatakan, pihaknya menyambut positif dengan semakin banyaknya lahan pertanian di Lamongan yang diasuransikan. Menurutnya, ini sebagai bagian dari prinsip petani modern, untuk mengantisipasi risiko gagalnya pertanian karena bencana alam atau serangan hama.“Ini bisa membentengi petani untuk berhutang kepada tengkulak jika mereka mengalami gagal panen,“ katanya.Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menambahkan, AUTP sangatlah penting bagi petani utamanya menghadapi musim kering seperti saat ini. Jadi sayang sekali jika petani tidak mau ikut dalam asuransi ini.

Bagikan berita ini:
3
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar