Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah: BJ Habibie Pantas Dapat Nobel

Kamis, 12 September 2019 - 08:09 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut anak muda Indonesia, harus banyak belajar dari sosok mendiang Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie. Sebab, kata Fahri, Habibie merupakan figur penting yang memimpin Indonesia melewati masa transisi dari Orde Baru ke Reformasi.

“Beliau menerima kursi presiden dari Presiden Soeharto yang mengundurkan diri, lalu beliau bekerja dalam satu tahun tujuh bulan,” kata Fahri Hamzah ditemui usai bertakziah ke rumah duka almarhum Habibie di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9) malam.

Fahri menuturkan peran Habibie teramat besar bagi Indonesia. Pria kelahiran Parepare itu mampu menyelamatkan ekonomi Indonesia yang sedang terpuruk di masa transisi.

“Beliau bereskan ekonomi Indonesia sehingga masyarakat tidak terlalu banyak mengantre sembako waktu itu,” lanjut Wakil Ketua DPR Fahri.

Kemudian, ungkap dia, Habibie juga mampu menyelamatkan politik Indonesia. Habibie mampu menjaga demokrasi Indonesia tidak mati di masa transisi.

“Peran yang penting adalah menyiapkan kepemimpinan baru di Indonesia, legislatif dan eksekutif. Menyelenggarakan pemilu yang diakui seluruh dunia,” ucap dia.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengisahkan, Habibie dipaksa sejumlah pihak untuk tetap maju dalam pemilihan presiden. Namun, Habibie tegas menolak. Justru Habibie memberikan kepercayaan tongkat kepemimpinan negara ke Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Muhammad Romahurmuziy Minta Pindah dari Rutan KPK

Menantu Bupati Pangkep Arsyad Yunus Ikut Bersaing di PDIP

Capim KPK Firli Bahuri Lakukan Pelanggaran Berat, Rilis KPK

Kedutaan Besar Inggris Sampaikan Duka untuk BJ Habibie

Kedutaan Besar Inggris Sampaikan Duka untuk BJ Habibie

“Beliau berhenti dan menjalankan hidup sebagai warga negara biasa. Pak Habibie merupakan monumen kebesaran jiwa bagaimana orang itu berhenti di saat yang tepat setelah melaksanakan tugas raksasa,” terang Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Atas segala hal yang dilakukan itu, Fahri menganggap Habibie pantas mendapatkan semacam hadiah Nobel dari pemerintah Indonesia. Menilik jasa besar, Habibie memang layak mendapatkan penghargaan dari negara. “Kalau mau adil, menurut saya orang seperti Pak Habibie harusnya mendapatkan hadiah Nobel,” terang Wakil Ketua DPR Fahri.

“Coba kalau Pak Habibie salah cara memimpinnya bisa rusak negara ini. Namun, karena kebesaran jiwa, kecerdasan otaknya, kebaikan hatinya, dan kejernihan pikirannya , Pak Habibie mengantarkan kita semua menjadi negara yang sampai sekarang, Alhamdulillah bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” timpal Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

BJ Habibie meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat, Rabu pukul 18.05 WIB. Jenazah Habibie dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). (jpnn)

Loading...