Waspada, Penculik Anak di Makassar Mengintai

Kamis, 12 September 2019 - 19:49 WIB
Penculik Anak di Makassar Mengintai

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Waspada, penculik anak mengintai Kota Makassar. Terbaru, korbannya bocah berusia 9 tahun. Sebut saja Bunga. Beruntung, ia berhasil lolos dari penculikan itu.

Warga Jalan Perumnas Antang, Kota Makassar ini berhasil meloloskan diri dari rumah kosong di Jalan Cokonuri, Kamis (12/09/2019) sore.

Informasi yang dihimpun fajar.co.id, berawal siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita, saat korban berbelanja di warung tak jauh dari rumahnya di Perumnas Antang.
Seorang pengendara sepeda motor pun menghampiri dan memanggil korban untuk naik ke atas sepeda motor.

Karena korban tidak mengetahui pelaku, maka ajakan itu ditolak. Namun pelaku penculikan tak kehabisan akal. Ia pun membujuk korban dan mengatakan akan mengambil tas berisi buah di kantor ayah korban.

BACA JUGA: Dirayu Naik Motor, Pura-pura Kenal Orang Tua, Ternyata Penculik Anak

Tak pelak, pelaku akhirnya memaksa korban untuk naik ke atas sepeda motor. Di tengah ketakutannya, Bunga pun ikut bersama pelaku. Di tengah perjalanan, korban diturunkan di Jalan Nipa-nipa.

Agar aksinya tidak ketahuan, pelaku kemudian menaikkan korban di atas mobil bak terbuka yang tertutup tenda. Korban didudukkan di bak belakang yang juga terdapat 5 orang laki-laki yang tidak dikenalnya. Di tengah perjalanan, korban sempat ditampar, sehingga ia pun memilih diam.

Tak hanya itu, setibanya di Jalan Borong Raya, korban kemudian diturunkan dari mobil bak terbuka tersebut dan dinaikkan ke atas sepeda motor pelaku sebelumnya.

Bunga kemudian dibawa ke rumah kosong di Jalan Cokonuri. Beruntung, saat itu pelaku kemudian mencari air minum untuk korban. Kesempatan itulah digunakan korban untuk melarikan diri dari rumah kosong dan meminta pertolongan kepada warga setempat.

Warga segera menghubungi personel Binmas Polsek Rappocini dan korban pun diamankan di Mapolsek Rappocini. Kapolsek Rappocini, Kompol Edhy Supriyadi, membenarkan kejadian itu. “Saat ini kami masih melakukan pengembangan,”bebernya. (eds)

Loading...