B.J.Habibie Mampu Kuatkan Rupiah, Tekanan IMF Ditolak

Jumat, 13 September 2019 09:18

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Banyak karya yang telah disumbangkan oleh Presiden ke-3 RI, B.J.Habibie, sehingga putra bangsa itu tidak hanya dikenal di Tanah Air, melainkan di dunia.Salah prestasi yang tidak akan dilupakan, B.J.Habibie mampu mengendalikan Rupiah saat krisis moneter di 1998 silam.Pada tahun 1998, nilai tukar rupiah tercatat nyaris menyentuh 15 ribu per dolar Amerika Serikat (AS). Pada Januari 1998, Rupiah sempat menyentuh 14.800 per dolar AS, dan paling parah pernah terjadi pada Juni 1998, 1 dolar sempat menyentuh Rp16.800.Namun, tidak disangka kebijakan yang diambil Presiden B.J.Habibie berhasil menekan Rupiah dari belasan ribu bisa berada di bawah Rp7 ribu jelang akhir masa pemerintahannya.Di sisi lain, B.J.Habibie juga mendapatkan intervensi ekonomi dari International Monetary Fund (IMF). Lembaga moneter ini memaksa Indonesia menghapus kebijakan subsidi, terutama BBM dan tarif dasar listrik, tekanan IMF itu ditolak BJ Habibie.Kala itu, B.J.Habibie tetap mempertahankan agar harga BBM subsidi tetap terjangkau bagi masyarakat di tengah kondisi krisis ekonomi. Premium saat itu dipatok Rp1.000 dan Solar Rp550. Kebijakan harga murah ini dikritik IMF.

Bagikan berita ini:
6
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar