Ayu Deni Sustinayani Terapis Cantik Asal Bali Tewas di Turki

Minggu, 15 September 2019 21:46

Dikatakan Artini, selama berada di Turki, buah hatinya intens berkomunikasi dengan keluarga. Namun, selama ini korban tidak pernah berkeluh kesah jika mengalami sakit. Bahkan, sebelum pingsan hingga dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (11/9) sore, Ayu sempat menelepon keluarganya.”Saat nelepon paling cuma cerita seputar pekerjaan Ayu Deni Sustinayani di Turki. Ya cerita ketika jalan-jalan, menanyakan kondisi kesehatan,” ujar Artini dengan nada lirih.Kesedihan Artini kian menjadi lantaran korban sempat bercita-cita ingin membantu keluarga merenovasi merajan. Artini pun tak menampik, selama bekerja di Turki, Ayu Deni Sustinayani rajin setiap bulan mengirimkan uang ke orangtuanya dengan nominal yang beragam.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Singgung Pelanggaran SamadDosen FT UNM Adakan Pelatihan Keterampilan Mengelas ListrikVersi Baru, Lebih Segar Namun Kurang GregetBrigjen Amirali Hajizadeh: Kami Selalu Siap untuk Perang PenuhAdrie Subono: Yang Ngajarin Saya Baca Yasin, Pak BJ Habibie

Artini mengaku tidak memiliki firasat apapun akan kepergian bauh hatinya. Hanya saja, beberapa hari sebelum meninggal, Ayu sempat melontarkan kalimat dirasa janggal oleh keluarganya. Kala itu Ayu Deni Sustinayani berkata “Mih melah ti jani merajane, dot tiyang mantuk” (Wah, sekarang bagus sekali Pura-nya, ingin sekali Ayu pulang),” kenangnya.Kini pihak keluarga masih menunggu kepulangan jenazah Ayu. Kabarnya, jasad korban saat ini sudah berada di Bandara Izmir, Turki sebelum diberangkatkan ke Bali. “Mungkin itu merupakan pertanda. Kalau soal renovasi merajan dibiayai Ayu Deni Sustinayani, dari upah bekerja di Turki. Perbulan Ayu kirim uang, namun bervariasi. Biasanya per bulan Rp10 juta,” ucap Artini.

Bagikan berita ini:
8
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar