Brigjen Amirali Hajizadeh: Kami Selalu Siap untuk Perang Penuh

FAJAR.CO.ID, TEHRAN-- Komandan pasukan kedirgantaraan Revolusi Pengawal Islam, Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh mengatakan, rudal Iran dapat mengenai pangkalan dan kapal AS dalam jarak 2.000 km.

"Baik kita maupun Amerika tidak menginginkan perang," kata Brigjen Amirali Hajizadeh, yang dikutip oleh kantor berita Tasnim, yang dianggap dekat dengan Garda.

"Tentu saja, beberapa pasukan yang saling berhadapan di lapangan dapat melakukan sesuatu, yang dengannya perang dapat dimulai," kata Brigjen Amirali Hajizadeh.

"Kami selalu mempersiapkan diri untuk perang penuh ... setiap orang harus tahu bahwa semua pangkalan Amerika dan kapal mereka dalam jangkauan 2.000 km dapat menjadi sasaran oleh rudal kami," tambah Brigjen Amirali Hajizadeh.

Sementara Jubir Kemenlu Iran Abbas Mousavi membantah tuduhan yang dialamatkan kepada negaranya, terhadap aksi serangan drone dua kilang minyak Arab Saudi.

Iran menyebut, Amerika Serikat sedang mencari alasan untuk membalas terhadap republik Islam itu. "Tuduhan dan pernyataan buta dan sia-sia seperti itu tidak dapat dipahami dan tidak berarti," kata Jubir Kemenlu Iran Abbas Mousavi dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengutuk Iran setelah serangan hari Sabtu, yang menghancurkan setengah dari produksi minyak Arab Saudi.

Pemberontak Syiah Huthi yang bersekutu dengan Iran, mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak, tetapi Pompeo mengatakan "tidak ada bukti serangan datang dari Yaman".

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...