Fasilitas Minyak Arab Saudi Jadi Target Serangan Yaman

FAJAR.CO.ID, ARAB SAUDI– Serangan drone yang diklaim dilakukan oleh pemberontak Houthi Yaman, menyebabkan kebakaran di dua fasilitas minyak milik Arab Saudi. Yakni Abqaiq dan Khurais yang terletak di wilayah Saudi bagian timur pada Sabtu (14/9) dini hari waktu setempat.

Juru bicara kementerian dalam negeri, Badan Pers Saudi mengatakan api berhasil dijinakan pada pukul 04.00 dinihari.

“Pada pukul 4.00 pagi (01:00 GMT) tim keamanan industri Aramco mulai menangani kebakaran di dua fasilitasnya di Abqaiq dan Khura sebagai akibat dari serangan drone,” bunyi pernyataan tersebut seperti dilansir Aljazeera, Sabtu (14/9/2019).

Kementerian tidak mengidentifikasi sumber serangan itu. Namun pihak berwenang masih menyelidiki kejadian tersebut. Hingga kini, belum diketahui dampak dan korban jiwa dari kebakaran tersebut.

Sementar itu, Pemberontak Houthi mengatakan, serangan itu dilakukan oleh 10 pesawat tanpa awak milik mereka. Mereka telah bersumpah untuk memperluas jangkauan serangannya terhadap Arab Saudi, yang kini memimpin koalisi militer yang memerangi mereka di Yaman.

“Serangan-serangan ini adalah hak kami, dan kami memperingatkan Saudi bahwa target kami akan terus meluas,” kata juru bicara Yahya Saree dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di TV Al Masirah pemberontak.

“Kami memiliki hak untuk menyerang balik sebagai balasan atas serangan udara dan penargetan warga sipil kami selama lima tahun terakhir,” ujarnya.

Pada bulan Maret 2015, sebuah koalisi pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman untuk mendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional, yang dipaksa keluar dari kekuasaan oleh Houthi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...