Fasilitas Minyak Arab Saudi Jadi Target Serangan Yaman

Minggu, 15 September 2019 19:07

Perang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menimbulakn krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Dalam beberapa bulan terakhir, pemberontak telah melakukan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan pangkalan udara Saudi dan fasilitas lainnya. Pada Agustus, serangan yang diklaim Houthi memicu kebakaran di fasilitas pencairan gas alam Shaybah di Aramco, tetapi tidak ada korban yang dilaporkan oleh perusahaan.

Sakit Kepala Saat Olahraga, Ini 4 Tips MengatasinyaAnggun C Sasmi: Melihat Foto Ini Mendadak SedihUntag Pranata Anak Ajudan Titip Surat di Pusara BJ Habibie, Isinya?GIIAS Autopreneur, Optimisme di Bisnis Otomotif di Era DigitalAparat Desa Enrekang Dilatih Gunakan Aplikasi SIPADES

Fasilitas utamaSaudi Aramco adalah fasilitas minyak utama milik Arab Saudi yang setiap harinya menghasilkan minyak Abqaiq. Pabrik iji dilklaim sebagai stabilisasi minyak mentah terbesar di dunia.Fasilitas ini mengolah minyak mentah menjadi minyak mentah manis, kemudian diangkut ke titik transhipment di Teluk dan Laut Merah. Diperkirakan mereka dapat memproses hingga tujuh juta barel minyak mentah per hari.Pabrik itu telah menjadi sasaran di masa lalu – pada Februari 2006, pelaku bom bunuh diri yang diklaim al-Qaeda mencoba tetapi gagal menyerang kompleks minyak.Meski demikian, Dilaporkan Tidak ada efek langsung dari kebakaran tersebut pada harga minyak global karena pasar ditutup untuk akhir pekan di seluruh dunia. (fin)

Bagikan berita ini:
9
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar