Kalatiku Tinggalkan Wakilnya di Pilkada 2020, Ini Kalimat Perpisahannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, RANTEPAO — Kalatiku Paembonan, petahana cabup Torut, menyampaikan pernyataan yang menandakan dirinya tak lagi bersama wakilnya, Yosia Rinto Kadang, untuk berpasangan kembali. Yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang, jadi kalimat perpisahannya.

Kalimat tersebut dilontarkannya sesaat sebelum menuju kantor DPC PDIP Torut menyerahkan berkas pendaftarannya sebagai calon bupati Torut, Sabtu, 14 September 2019, kemarin. Sebelum berangkat, Kala juga gelar ibadah bersama keluarga dan pendukungnya di rumah tongkonannya.

Makin tampak perpecahan dengan Rinto wakilnya, Kalatiku justru menunjukkan kemesraanya dengan Petrus Tangke Rombe pejabat asal Papua yang juga sudah mendaftar di PDIP sekaligus disebut-sebut bakal jadi calon wakilnya. Gambaran terlihat saat keduanya dalam waktu bersamaan mendaftar meski sama-sama maju sebagai bakal calon bupati.

“Silakan terjemahkan sendiri, politik ini dinamis, semua bisa terjadi. Yang jelas ini baru proses awal, keputusan akhirlah yang menentukan. Semua boleh mendaftar sesuai aturan main pilkada,” tepis Kalatiku yang juga ketua Dewan Pertimbangan DPC PDIP Torut, Minggu, 15 September 2019.

Meski begitu, arus perlawanan juga ditunjukkan Rinto yang juga ketua DPC Nasdem Torut. Dia sudah mendapat restu untuk maju dengan perahu Partai Nasdem. Dia juga tetap ngotot maju dan berniat merebut PDIP. Buktinya, ia mendaftar jadi calon bupati di PDIP sekaligus jadi bukti bahwa Rinto memang sudah siap untuk ditinggalkan dan melawan. (fkt)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar