Puluhan Orang Ramaikan Launching Buku dan Talkshow Kepenulisan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Launching Buku dan Talkshow kepenulisan, yang digelar oleh Penerbit MIB Indonesia sangat berbeda dari biasanya.

Pasalnya, kali ini diawali dan diakhiri dengan karaoke bersama di lantai 2 Cafetaria 99, Pasar Segar, Panakkukang, Makassar.

Puluhan peserta pun nampak menikmati kegiatan ini. Terutama mahasiswa Makassar mulai dari UNHAS, UNM, UIN, dan Unismuh melebur jadi satu dalam keseruan, Sabtu malam, 14/09/2019.

Trainer Novel Penerbit MIB Indonesia, Tetta Sally diawal kegiatan Talkshow Kepenulisan Novel memberi tips menulis novel, salah satunya menyediakan referensi.

“Sediakan buku atau semacam referensi ketika ingin menulis novel, kita tidak akan pernah bisa menceritakan suatu hal jika tidak ada referensi. Butuh referensi untuk membangun cerita itu sebagai formasi baru kepada pembaca,” jelasnya.

Dia mencontohkan misalnya latarnya menggunakan Bulukumba, maka buku-buku yang dibutuhkan adalah buku-buku Bulukumba.

“Supaya kita tidak menyampaikan sesuatu hal tidak sesuai dengan informasi Bulukumba,” kata Ketua FLP Makassar ini.

Rangkaian Launching Buku dan Talkshow selanjutnya merupakan acara inti dari kegiatan kemarin yaitu Launching Buku MAHNOOR.

Penulis asal Bulukumba yang telah menyelesaikan studi pada Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Dea Aulia Elsaid mengatakan, jika idenya mengalir begitu saja yang kemudian segera ia tuangkan dalam tulisan.

“Saya pernah membaca sebuah sastra tulis milik kakek, dari sana, saya terinspirasi dan tertarik untuk menulis. Sebab waktu itu, membaca tulisan kakek menyadarkan kepada saya, bahwa ternyata tulisan itu bisa berbicara mengetuk relung hati pembaca,” kata perempuan pemilik akun Instagram @senjadejulia ini.

Buku kedua ini yang diterbitkan oleh penerbit MIB dan pertama kali di Launching kan.

“Novel MAHNOOR ini merupakan buku kedua saya setelah tahun 2015 menerbitkan kumpulan cerpen yang berjudul, Romantika Aksara Senja,” kata pemilik nama pena, Dea Elsaid.

Steffi Zamora Berdarah Jerman Miliki Kulit Cantik, Ini Rahasianya

AS Chaidir Syam-Suhartina Bohari Berpaket? Ini Sinyal Kuatnya

Fasilitas Minyak Arab Saudi Jadi Target Serangan Yaman

Sakit Kepala Saat Olahraga, Ini 4 Tips Mengatasinya

Untag Pranata Anak Ajudan Titip Surat di Pusara BJ Habibie, Isinya?

Penulis juga aktif berkontribusi dalam dunia kepenulisan, yang tulisannya sering diterbitkan di koran dan berita online.

Usai Launching Buku dan Talkshow, dilanjutkan dengan acara Motivasi Menulis oleh Pimpinan Redaksi Penerbit MIB Indonesia, Aurora Rahmah.

“Tidak ada alasan untuk susah memulai menulis, sebab manusia tidak lepas dari perasaan emosi. Lagi galau menulis, lagi happy menulis, dan manusia tak lepas dari masalah pastinya. Jika bermasalah kita bisa meluapkannya di MS. Word, habis itu dipoles sedemikian rupa agar tidak nampak asli dan menjadilah sebuah tulisan,” ungkap Aurora Rahmah

Sehingga kata dia, tidak ada alasan untuk sulit memulai tulisan.

Sedangkan Sekretaris Redaksi Penerbit MIB Indonesia, Suci Muslimah mengatakan @mib_bookcorner hadir untuk semua Penulis Indonesia, semua jenis tulisan diterima, dan untuk memperpanjang umur penulis, milikilah bukunya. (rin-rls).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...