Muhammad Hatta Dipecat Gara-gara Pungli AJB Tanah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Camat Simbang, Muhammad Hatta yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) akta jual beli (AJB) tanah di Kecamatan Simbang dicopot dari jabatannya, Senin, 16 September dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Pallantikang Maros.

Akan tetapi, meski telah dicopot sebagai Camat Simbang, ia tetap diberi jabatan sebagai Kepala Bagian Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maros.

Sementara jabatan Camat Simbang dijabat oleh Bakri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapala Bagian Pembangunan.

Kepala Inspektorat Maros Agustam mengatakan, penggantian Muhammad Hatta oleh Bupati Maros berdasarkan rekomendasi dan hasil pemeriksaan dari Inspektorat.

Matcha Minuman Khas Jepang, Ini 4 Khasiatnya untuk Anda

Aktris Lucinta Luna: Ya Udah, Aku Enggak Akan Main di Sini Lagi

Abdul Fickar Hadjar: Pada Pemerintahan Jokowi lah, KPK Lemah

ICW Bilang Presiden dan DPR Sama-sama Ingin Lemahkan KPK

Buronan Mathias Hubert Marie Echene Diserahkan ke Hong Kong

“Jadi Camat Simbang diganti berdasarkan pertimbangan pemerintahan di Kecamatan Simbang tidak berjalan efektif. Supaya proses pelayanan dan pemerintahan di Simbang tetap berjalan maka dia diganti,” jelasnya.

Sekadar diketahui Rabu, 28 Juli lalu, Camat Simbang Muhammad Hatta selaku Ketua Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) diamankan bersama salah satu staf Kecamatan Simbang, Sofyan yang juga Sekretaris PPATS yang diduga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan Pungli Akta Jual Beli (AJB) di Kecamatan Simbang.

Sesaat sebelum kejadian, seorang warga yang tengah melakukan pengurusan Akta Jual Beli (AJB) dua bidang tanah senilai Rp115 juta dan Rp81 juta mendatangi kantor Camat Simbang. Kedatangannya diduga untuk menyerahkan sejumlah uang senilai Rp10.801.350. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...