Visa Naik, PT Saudi Patria Wisata Tak Bebani Jemaah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kenaikan visa sejatinya membuat jemaah umrah yang telah mendaftar harus menambah biaya. Namun, PT Saudi Patria Wisata tetap konsisten.

Melalui hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-15 selama 13-14 di Hotel Claro, travel ini menyepakati untuk tidak ada kontribusi apapun dari jemaah.

Beban tersebut semua ditanggung pihak travel. Walaupun, menurut Direktur Utama PT Saudi Patria Wisata, Faisal Ibrahim, sudah ada 1.200 jemaah yang telah mendaftar untuk berangkat tahun ini.

Sehingga beban yang harus ditanggung cukup besar. Satu orang saja kata dia, itu kurang lebih dua juta. “Jadi dikalikan seribu jemaah saja, sudah Rp2 miliar yang harus kami tanggung,” katanya.

Meski rugi, itu yang harus dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Khususnya untuk menjaga nama baik perusahaan yang mana tiap tahun jemaahnya meningkat.

Misalnya, kata Faisal, dari 2 ribu jemaah umrah 2017, naik menjadi 3 ribu jemaah di tahun 2018. Tahun ini kata dia, Januari-September sudah 1.200 jemaah.

“Hanya kita tidak target tahun ini. Biarkan itu mengalir saja dengan tetap menjaga kepercayaan di travel ini,” katanya.

Faisal menambahkan, adanya masalah ini, juga tak menurunkan fasilitas kepada jemaah. Misalnya hotel, bahkan yang tadinya di jual bintang 3, di upgrade menjadi bintang 4.

Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa Kaya Inovasi, Ini Dia

Gaji Sebulan Melebihi Pria Tajir, Nikita Mirzani: Itung Sendiri Netizen

Wahab Tahir Cs Kumpulkan Legislator Baru DPRD Makassar

Suhartina Bohari Hampir Pasti Dampingi Harmil Mattotorang di Pilkada Maros

Aktris Ria Irawan Sudah Boleh Pulang, Ini Perkembangannya

“Bahkan seandainya tidak ada masalah ini, tadinya dari 3 di upgrade ke bintang 5. Tapi kita ambil jalan tengah. Tidak turun dan tidak terlalu naik,” katanya.

Panitia Rekernas PT Saudi Patria Wisata ke-15, H Rukman Nawawi, menambahkan, sesuai keputusan kesesuain tarif baru akan dilakukan per Januari 2020. Dia juga menegaskan untuk saat ini harga yang dulunya di jual tetap sama.

Misalnya paket 13 hari menggunakan fasilitas Lion Air dan hotel bintang 3 dan 4 itu hanya 23,5 juta. “Sebenarnya kebijakan ini baik. Hanya saja yang sekarang travel sudah terlanjur menjual,”katanya disela-sela Manasik Umrah Akbar, di Hotel Claro Makassar, Minggu, (15/9/19). (mum)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar