Xanana Gusmao: Mau Pecah Hatiku, Mau Pecah

Senin, 16 September 2019 08:24

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mata Presiden pertama Timor Leste Xanana Gusmao tampak merah dan berkaca-kaca, sembab karena sisa air mata yang masih basah saat keluar dari rumah almarhum BJ Habibie, di bilangan Kuningan, Jakarta, Sabtu (14/9) malam.Ada penyesalan pada diri Xanana Gusmao karna tidak bisa langsung terbang ke Jakarta dari Timor Leste setelah mendengar kawan lamanya itu tutup usia pada Rabu (11/9). Pun esok harinya, saat jenazah Habibie dikebumikan.”Ini yang saya tidak akan lupakan,” kata Xanana Gusmao, lalu terdiam seperti menahan sesak yang sedikit lagi berubah tangis.”Tapi sudah, saya tidak bisa cry everyday. Saya akan ikut menyusul. Beliau 83 tahun, adiknya 73. Kita sudah setiap hari mendekati waktunya juga,” lanjut presiden pertama Timor Leste itu yang memposisikan dirinya sebagai adik dari Habibie.Dukacita tak lupa dia sampaikan. Kepada dua putra Habibie, Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie yang mewakili keluarga mendiang, Xanana Gusmao menyerahkan surat resmi dari pemerintah Timor Leste dan surat dari dia pribadi.

Bagikan berita ini:
5
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar