BOS Afirmasi dan Kinerja untuk Digitalisasi Rp2,85 Triliun


“Sedangkan Keputusan Mendikbud nomor 320/P/2019, mengatur penetapan satuan pendidikan penerima BOS Afirmasi dan BOS Kinerja dengan jumlah siswa sasaran prioritas per sekolah, dan penetapan jumlah alokasi yang diterima per sekolah,” sambungnya.Dian menjelaskan, masing-masing satuan pendidikan tidak diperbolehkan sekaligus menerima kedua jenis dana BOS. Artinya, bagi satuan pendidikan yang sudah menerima BOS Kinerja, maka tidak dapat menerima BOS Afirmasi. “Jadi tidak bisa mendapatkan kedua jenis BOS Afirmasi tersebut untuk satu satuan pendidikan,” ujarnya.

Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron MeninggalKemendag Revisi Permen Halal Daging Impor, Ini Tanggapan MUIHS Dillon Meninggal Dunia, Berikut Jasa Tokoh Medan IniSulut Expo 2019 Hadir di Smesco Exhibition & Convention HallDewan Pengawas KPK Kontroversi, Ini Penjelasan Yosanna Laoly

Dian menambahkan, alokasi BOS afirmasi dan BOS kinerja tidak dapat digunakan untuk membiayai belanja yang sudah dibiayai sumber lain. Seluruh bantuan dialokasikan untuk mendukung kemudahan akses materi pembelajaran.“Besaran alokasi bantuan digunakan seluruhnya untuk penyediaan akses seperti rumah belajar, langganan daya dan jasa,” terangnya.Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Asosiasi Guru TIK dan KKPI Indonesia serta Ikatan Guru TIK PGRI, Indra Charismiadji mengatakan, seharusnya sebelum memasifkan digitalisasi pemerintah perlu memberikan pendidikan kepada para guru.Menurut pengamatannya, di lapangan banyak guru yang masih belum siap mengikuti program digitalisasi sekolah. Ia menilai, selama ini pelatihan yang diberikan masih kurang.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar