Bupati Bone Telusuri Aset yang Dipindahkan Sesama OPD


FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI menemukan sejumlah aset yang berpindah dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) satu ke OPD lain. Bupati Bone pun sudah mewarning hal tersebut.Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan, sudah banyak laporan yang menyebutkan aset yang begitu gampang berpindah tangan begitu saja. Untuk itu, para pejabat eselon II yang sudah dilantik beberapa saat lalu tidak boleh lagi melakukan seperti itu. Harus lebih patuh.”Saya tidak mau lagi melihat asetnya dinas A dibawa ke dinas B. Kalau ada begitu akan saya tarik paksa,” katanya kemarin.Kata bupati dua periode itu, hal ini tidak boleh terjadi. Sebab, pencatatan aset sudah terintegrasi dengan aplikasi yang dimiliki oleh KPK. “Jadi, janganmi tukar-tukar aset. Yang sudah terlanjur, nanti itu ditertibkan,” tegas Bupati Bone Fahsar.

Pengacara Hotman Niat Bantu Polisi yang Diseret di Atas MobilTiga Setia Gara Ngaku Tersiksa dari Suami Bule, Ini CurhatnyaLantik Wabup Barru, Gubernur Sulsel: Bupati Tidak Jomlo LagiIBK Nitro Sambut Mahasiswa Baru, Orang Tua Ikut DilibatkanRevisi Undang-undang KPK, Asrul Sani: Tertutup Makin Misterius

Berdasarkan Kartu Inventaris Barang (KIB) ditemukan tidak semua aset tetap yang telah dimutasi antar OPD dibuatkan berita acara. Hanya melakukan penyampaian secara lisan, bahwa randis tersebut sudah diserahkan ke OPD lain.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar