Pimpinan KPK Kembalikan Mandat, Ini Usul DPR kepada Jokowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo. DPR mengusulkan, pimpinan KPK terpilih periode 2019-2023 langsung dilantik oleh presiden dalam waktu dekat. Sehingga tidak perlu menunggu masa jabatan komisioner berakhir. Dasarnya, pengunduran diri dan penyerahan mandat tiga pimpinan KPK.

“Tidak ada definitif harus tanggal 21 Desember. Ini kan sudah menyerahkan mandat tiga orang. Kemudian satu orang terpilih Kembali. Dan satu belum mundur. Sebagian teman-teman di DPR berpandangan ya sudah lantik saja langsung pimpinan KPK yang baru,” ujar Wakil Ketua DPR RI Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9).

Dengan adanya satu pimpinan petahana yakni Alexander Marwata, maka hanya tersisa satu pimpinan terpilih yang tidak dapat langsung dilantik. “Berarti tinggal satu yang tidak dilantik. Menunggu ibu Basaria,” imbuhnya.

DPR, lanjutnya, akan menyurati Presiden Jokowi terkait usulan pelantikan komisioner baru tersebut. “Kita surati presiden sambil menunggu perkembangan. Menurut saya, empat orang sudah bisa dilantik. Tinggal satu orang yang belum bisa,” jelasnya.

Menurut Fahri, pimpinan KPK sekarang sudah cedera secara moral. Dia mengaku telah mengingatkan pimpinan KPK agar tidak ikut bermain politik. “Saya sudah sering mengingatkan dari dulu pimpinan KPK jangan main politik. Kita ini kan sama-sama dewasa bernegara. Tahu mana UU yang dapat menyeret orang berpolitik. UU KPK yang lama itu dapat menyeret orang kepada politik,” ucapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...