Waspada! Selama 2019, 55 Kali Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

FAJAR.CO.ID, SEMARANG - Selama ini perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang sering terjadi kecelakaan. Berdasarkan data yang di miliki oleh PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang, selama 2019 setidaknya telah terjadi 55 kali kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api.

Melihat fakta tersebut, PT KAI Daop 4 Semarang bersama instansi-instansi terkait melakukan sosialisasi keselamatan lalu lintas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ronggowarsito, Mpu Tantular dan Hasanudin.

Dalam kesempatan ini, instansi terkait yang digandeng melakukan sosialisasi adalah pihak kepolisian, TNI, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan dan Pemerintah Daerah.

Tak hanya imbauan untuk mematuhi aturan di perlintasan sebidang, di lokasi tersebut pihak kepolisian juga melakukan penegakan hukum. Kegiatan serupa juga KAI lakukan serentak di sejumlah perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.

"Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat. Sebab, pelanggaran lalu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan tetapi juga perjalanan kereta api," kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro usai kegiatan sosialisasi di perlintasan sebidang Jalan Hasanudin, Selasa (17/9).

Krisbiyantoro menyebut sosialisasi bagi pengguna jalan merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan di Jakarta pada 6 September 2019 oleh semua stakeholder.

Ia menerangkan perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan raya yang dibuat sebidang. Perlintasan sebidang muncul dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat dalam menggunakan kendaraan yang melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...