600 Mahasiswa Yahukimo Pulang ke Papua, Alasannya Ini


FAJAR.CO.ID, JAYAPURA – Sebanyak 600 dari 1.950 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, yang kuliah di berbagai kota di nusantara telah kembali ke Papua. Bupati Yahukimo Abock Busup menyebut kepulangan mereka menyusul aksi rasisme.”Sebanyak 1.950 mahasiswa, yang ada di sini sudah pulang itu 600 orang, lalu 120 mahasiswa lainnya ada di ibu kota (Jakarta,red),” katanya di Kota Jayapura, Papua, Selasa (17/9).Berdasarkan keterangan dari sejumlah mahasiswa dari 600 mahasiswa Yahukimo yang ditemuinya, Abock mengungkapkan mereka mengaku diintimidasi, sehingga enggan kembali ke tempat studinya untuk melanjutkan kuliah.”Jadi, saya tanya mereka (mahasiswa,red) mengapa kalian tidak mau bertemu dengan gubernur saat di Jawa Timur. Mereka sampaikan bahwa masih mendapat tekanan (rasisme,red), sehingga mereka pulang,” katanya.Abock juga mengungkapkan bahwa sesama 600 mahasiswa Yahukimo yang kembali ke Papua itu akan menggelar pertemuan untuk menyamakan persepsi bagaiman selanjutnya kedepan.”Mereka mengaku mau bertemu dulu dengan sesama koordinator tiap kabupaten, mereka mau rapat lalu akan bertemu dengan Gubernur Lukas Enembe dan menyampaikan juga alasannya mengapa tidak bertemu waktu di Jawa Timur,” katanya.

PB Ikatan Dokter Indonesia Anugerahi Dokter PenelitiPP PAS Sambut Perayaan Natal dan Tahun Baru, Ini AgendanyaPegawai KPK Berstatus ASN, Asrul Sani: Tunjangan Tak Boleh KurangBerpelukan Lucinta Luna, Presenter Raffi Ahmad Bilang Begini

KONTEN BERSPONSOR

Komentar