Bertani, Bisnis Menjanjikan dengan Omzet Rp500 Juta Per Bulan

FAJAR.CO.ID -- Berpendidikan tinggi tidak mengharuskan orang bekerja pakai dasi. Sebut saja Agus Ali Nurdin. Agus adalah alumnus S1 Agronomi IPB yang pernah merasakan program magang Kementerian Pertanian ke Jepang.

Bekal magang ini dimanfaatkan untuk menggerakkan ratusan petani di Cipanas, Cianjur. Hasilnya nyata, dirinya memperoleh pendapatan kurang lebih Rp500 juta per bulan.

Lulusan 2012 ini mampu mensuplai sayur ke berbagai outlet, mal dan restoran Jepang di Jakarta. Saat ini dia dan beberapa rekan mantan Ikamaja (Ikatan Magang Jepang) memutuskan jalan hidupnya dengan bertani.

Agus mengikuti program JICA sejak 2018 dan lahannya sudah bersertifikat organik sejak 2016 dari LSO Inofice. Agus menyebutkan ada kurang lebih 500 petani yang tergabung.

“Dalam komunitas yang kami bangun, kami tanamkan jiwa bertani profesional, cara mengolah dan managemennya. Kami balikkan opini masyarakat yang mengatakan bahwa bertani adalah pekerjaan yang tidak menjanjikan,” ujar Agus.

Agus mengolah lahan milik Okiagaru Farm seluas 17 hektare yang berada di Cianjur, Cisarua dan Depok. Saat ini komunitas Okiagaru yang dibangun dengan teman-temannya sedang proses pendirian koperasi.

Dirinya meyakini melalui koperasi mampu mengimbangi persaingan usaha dan mengakomodasi kepentingan semua anggota. Tak sampai di situ, dirinya juga tengah menginisiasi hadirnya Okiagaru Mart.

“Untuk memenuhi orderan, kami lihat siapa saja yang memiliki hasil panen dan terus bisa berkesinambungan. Jadi ada yang menanam, ada yang panen. Maka produksi tidak akan berhenti setiap harinya,” tambah Agus.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...