Dinas Kesehatan Wajo Didesak Evaluasi Puskesmas Keera

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) menyiapkan surat somasi untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wajo. Tujuannya agar mengevaluasi, kinerja Kepala Puskesmas Keera.

Somasi tersebut berawal, saat Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Keera melaksanakan kerja bakti bersama instansi terkait, dalam rangka verifikasi lapangan kabupaten sehat tingkat nasional pada, Jumat 13 September. Namun saat pelaksanaan kegiatan tersebut, tidak satupun dari pihak Puskesmas ikut hadir.

“Kami menyayangkan sikap Ketua FKKS Keera, Nursidin yang juga Kepala Puskesmas Keera. Dia yang mengundang, baru tidak hadir di lokasi,” kritik Presiden AMIWB Herianto Ardi, Selasa, 17 September.

Selain itu, lanjut Ardi, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukannya, Puskesmas dinilai terjorok di antara pelayanan kesehatan yang ada di Wajo serta tidak bersinergi dengan program pemerintah

“Pasien di sana tidak diberi pelayanan prima jika terjadi keterlambatan pembayaran BPJS, status pasien langsung dikategorikan pasien umum. Ini kan bertentangan program Pemda Wajo untuk melanjutkan kesehatan gratis, setidaknya ada kebijakan yang meringankan pasien,” sesalnya

Olehnya itu, pihak AMIWB mendesak Dinas Kesehatan Wajo melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta mengevaluasi manajemen Puskesmas Keera.

“Sebagai pemerhati publik, kami (AMIWB) menilai sikap managemen Puskesmas bertentangan dengan program Pemda Wajo atau pun Dinas Kesehatan Wajo yakni melanjutkan kesehatan gratis, kami berharap minimal ada kebijakan yang meringankan bagi pasien,” tegasnya.

Bambang Saputra Anggap Pimpinan KPK Saat Ini Layak Diakhiri

Fahira Idris: Pernyataan Jokowi Soal Karhutla Ternyata Melenakan

Menolak Bantuan Nikita Mirzani, Ini Alasan Tiga Setia Gara

PB Ikatan Dokter Indonesia Anugerahi Dokter Peneliti

600 Mahasiswa Yahukimo Pulang ke Papua, Alasannya Ini

Sementara, Kepala Puskesmas Keera, Nursidin enggan memberikan komentar terkait tudingan yang dilayangkan kepadanya. Bahkan saat berusaha dihubungi FAJAR tidak tersambung.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Wajo, Amran berjanji segera menindaklanjuti kasus tersebut. Bahkan dalam waktu dekat akan turun memantau pelayanan kesehatan di Puskesmas Keera.

“Ya tidak boleh begitu. Yang jelas kalau itu berhubungan dengan pelayanan, harus dibenahi,” pungkasnya. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...